Sebuah konsorsium swasta ingin menghidupkan kembali jalur kereta ikonik di Amerika Selatan dengan membangun terowongan sepanjang 33,5 mil di bawah Pegunungan Andes.

Proyek yang disebut Corredor Bioceánico Longotoma ini akan menghubungkan Mendoza di Argentina dengan wilayah Valparaíso di Chile melalui sistem logistik besar yang didanai swasta.

>>> AI Ubah Dunia Kerja, XLSmart Targetkan 1.000 Talenta Siap Kerja

Namun, hingga saat ini proyek tersebut masih berupa proposal dan belum mendapatkan persetujuan konstruksi resmi.

Pencatatan resmi menunjukkan presentasi telah dilakukan kepada otoritas Chile, dengan klaim investasi sebesar $9,6 miliar dan rencana ambisius yang menggabungkan kereta api, pelabuhan, perdagangan, dan pengurangan emisi.

Inti Proyek: Terowongan Kembar Bawah Andes

Bagian utama proyek ini adalah terowongan kereta rel ganda (twin-tube) di bawah Andes, membentang sekitar 34 mil antara Uspallata di Mendoza dan Los Andes di Chile.

Terowongan ini akan menjadi bagian dari jaringan kereta listrik sepanjang 261 mil yang menghubungkan Mendoza dan Longotoma.

Menurut catatan lobi Chile, rencana tersebut juga mencakup pelabuhan kering intermodal seluas 502 hektar di Los Andes dan pelabuhan maritim bawah tanah di Longotoma, wilayah Valparaíso.

Investasi tercatat sebesar $9,6 miliar, dengan pendanaan yang disebut berasal dari modal swasta internasional yang terkait dengan Beler S.

A. dan International Nusantara Investment Pte.

Ltd. dari Singapura.

Kendala utamanya sederhana: uang yang dijanjikan dalam presentasi belum berarti izin, persetujuan lingkungan, persetujuan teknis, atau alat berat di gunung.

Mengapa Jalur Kereta Ini Penting?

Bobot sejarah proyek ini nyata.

Menurut Arsip Nasional Chile, jalur kereta Los Andes ke Mendoza berawal dari upaya abad ke-19 untuk menghubungkan Chile dan Argentina melalui rel.