Prosesi iring-iringan peti jenazah mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei resmi dimulai pada Senin (6/7) setelah disemayamkan di Teheran selama dua hari.

Televisi pemerintah Iran IRIB melaporkan iring-iringan bergerak dari Teheran menuju Qom, disambut kerumunan warga di sepanjang jalan.

>>> Ratusan ARMY Demo ke Istana Protes Pembatalan Konser BTS di Cile

Warga berkumpul di Lapangan Imam Hussein di Teheran timur untuk menyaksikan prosesi. Beberapa di antaranya terlihat membawa patung tiruan Presiden AS Donald Trump.

Jenderal Hassan Hassanzadeh, komandan senior Garda Revolusi Iran, mengimbau masyarakat untuk menuju Lapangan Azadi secara tertib guna menghindari kekacauan.

Prosesi pemakaman akan berlanjut di Qom hingga 7 Juli, lalu jenazah akan diterbangkan ke kota suci Syiah Irak, Najaf dan Karbala, pada 8 Juli.

Pada 9 Juli, jenazah akan kembali ke Iran dan dimakamkan di Mashad.

>>> HUAWEI Pura 90 Series Siap Meluncur Global pada 14 Juli

Jumlah pelayat diperkirakan melebihi pemakaman Ayatollah Ruhollah Khomeini pada 1989 yang menewaskan 10 orang dan melukai 10.000 akibat kerusuhan massa.

Khamenei tewas dalam serangan Israel-Amerika Serikat pada akhir Februari lalu. Iran kemudian melancarkan serangan balasan yang memicu perang berbulan-bulan.

Prosesi pemakaman sempat tertunda karena pertempuran yang masih berlangsung. Kini, AS dan Iran tengah dalam masa gencatan senjata dan bernegosiasi untuk mengakhiri perang.

>>> 5 Tinted Sunscreen SPF 50 untuk Samarkan Flek Hitam di Wajah

Kehadiran jutaan warga dalam prosesi ini menjadi ajang bagi Iran untuk menunjukkan ketahanan dan persatuan pasca gempuran AS-Israel.