Spanyol mengandalkan Mikel Oyarzabal dengan empat golnya sebagai ujung tombak.

Duel kunci terjadi di sisi kiri Portugal antara Nuno Mendes dan Lamine Yamal. Mendes harus disiplin membatasi ruang tembak Yamal.

Lini tengah Spanyol, dengan Rodri dan Pedri, akan berusaha memutus suplai bola ke Ronaldo.

Jika laga berlanjut ke babak tambahan, faktor kebugaran fisik dan kedalaman bangku cadangan akan menentukan.

Portugal unggul dalam bola mati dan duel udara, sementara Spanyol akan mencoba mendominasi penguasaan bola untuk menguras stamina lawan.

>>> 7 Hari Belum Padam, Puluhan Warga TPA Jatiwaringin Masih Mengungsi

Pertandingan ini bisa ditentukan oleh momen magis dari dua ikon lintas generasi. Akankah senjakala Ronaldo memperpanjang napas, atau fajar Lamine Yamal resmi merebut mahkota?