>>> BRIDA Surabaya Olah Sampah Plastik Mangrove Jadi Bahan Bakar Nelayan

Kepala Staf Militer Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir mengunjungi pasukan di dekat Kastel Beaufort, Lebanon selatan, pada Minggu.

Ia menegaskan militer akan "terus bertindak secara tegas untuk menghilangkan ancaman dari wilayah Lebanon."

Pasukan Israel dan milisi Hizbullah masih terus terlibat bentrokan meski ada kesepakatan yang dimediasi AS antara Israel dan Lebanon.

Dalam wawancara dengan Fox News, Netanyahu juga menanggapi laporan perbedaan pendapat dengan Presiden AS Donald Trump terkait kesepakatan menghentikan perang dengan Iran.

"Biar saya katakan bahwa kami memiliki hubungan yang sangat baik, yang merupakan hubungan antarsekutu," ujar Netanyahu.

"Sebanyak 99 persen waktu, kami memiliki pandangan yang sama. Namun, terkadang ada perbedaan pendapat dan kami membahasnya secara terbuka," lanjutnya.

Pernyataan itu disampaikan sehari setelah Trump mengatakan kepada Axios bahwa ia percaya Israel akan manut dengan AS terkait Iran dan konflik Timur Tengah.

Trump bahkan mengatakan Netanyahu "tahu siapa bosnya."

Dalam beberapa pekan terakhir, Trump berulang kali mengkritik Netanyahu di tengah negosiasi dengan Iran.

Trump menuduh Netanyahu tidak tahu berterima kasih dan menyebutnya "gila" terkait eskalasi militer di Lebanon.

>>> Spesifikasi Hyundai Ioniq 3 yang Bakal Muncul di GIIAS 2026

Trump juga mengatakan Netanyahu diperkirakan akan mengunjungi Washington dalam beberapa hari mendatang.