Mauricio Pochettino resmi menjadi pelatih kepala dengan rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah Tim Nasional Putra Amerika Serikat (USMNT) di Piala Dunia.

Rekor tersebut ia raih setelah memimpin USMNT menang 2-0 atas Bosnia dan Herzegovina pada babak 32 besar Piala Dunia 2026, Senin (1/7) waktu setempat.

>>> Garrett Temple Pensiun, Gabung Staf Pelatih Dallas Mavericks

Pertandingan yang digelar di San Francisco Bay Area Stadium, Santa Clara, California itu menjadi kemenangan ketiga USMNT di turnamen tahun ini.

Sebelumnya, Amerika Serikat juga mengalahkan Paraguay dan Australia di fase grup. Total mereka telah mencetak 10 gol dalam empat pertandingan dan mencatat dua clean sheet.

Kiper Matt Freese melakukan tiga penyelamatan penting dalam laga melawan Bosnia. Ia mengapresiasi ketenangan pertahanan tim di bawah tekanan turnamen.

"Kapan pun Anda berada di fase gugur turnamen besar seperti Piala Dunia, energinya tinggi dan emosinya kuat," ujar Freese.

"Sangat penting bagi kami untuk mengendalikan itu, mengikuti gelombang, dan tetap stabil. Para pemain di depan saya melakukan tugasnya dengan baik."

Pochettino dan Keterbukaan terhadap Budaya Amerika

Pelatih asal Argentina itu mengambil alih tim nasional pada musim gugur 2024. Ia masih memiliki rumah di London dan Barcelona.

Selama 21 bulan menjabat, Pochettino dikenal terbuka terhadap budaya Amerika, mulai dari musik country hingga jaringan restoran cepat saji.

"Saya 200 persen orang Argentina," kata Pochettino. "Saya tidak akan berbohong."

Ia mengaku menikmati perjalanan melintasi berbagai negara bagian dan menemukan budaya yang ramah serta hubungan antarmanusia yang hangat.

"Salah satu hal yang sangat kami sukai adalah cara Anda menjalani hidup: lebih santai daripada formal seperti di tempat lain," ujarnya.