Penyerang Julian Quinones telah berubah dari sosok yang banyak dikritik menjadi pemimpin lini depan Meksiko di Piala Dunia 2026.

Pemain berusia 29 tahun itu menjadi motor serangan tim tuan rumah yang melaju ke babak gugur.

>>> Pochettino Puji FIFA yang Mencabut Satu Laga Larangan Balogun

Quinones mencatatkan empat kontribusi gol dalam empat penampilannya di turnamen ini.

Ia mencetak gol pembuka Piala Dunia saat Meksiko mengalahkan Afrika Selatan 2-0.

Quinones juga mencetak gol pada laga terakhir fase grup melawan Republik Ceko.

Penampilan terbaiknya terjadi saat melawan Ekuador di babak 32 besar.

Ia menyumbang satu gol dan satu assist yang membawa Meksiko menang 2-0.

Yahoo Noticias menyebut Quinones sebagai pemain paling berpengaruh di lapangan pada laga itu.

Perjalanan Karier yang Penuh Kontroversi

Kesuksesan ini kontras dengan awal kariernya di sepak bola Meksiko yang diwarnai masalah disiplin.

>>> Rekomendasi Game Multiplayer Seru di Poki Games, Bisa Dimainkan Gratis

Pada 2017, saat dipinjamkan ke Lobos BUAP, Quinones dirawat di rumah sakit akibat luka tusuk setelah terlibat bentrok fisik dengan rekan setim William Palacios.

Masalah serupa berlanjut saat ia membela Tigres UANL, di mana kebiasaan berpesta sering membuatnya diskors oleh pelatih.

Suporter lawan kerap meneriakkan ejekan 'el borracho' kepada Quinones pada masa itu.

Kariernya mulai stabil setelah menikah, kelahiran putrinya, dan naturalisasi sebagai warga negara Meksiko pada 2023.

Saat ini Quinones bermain untuk klub Arab Saudi Al Qadsiah, yang ia gabungi pada 2024.

Meksiko bersiap menghadapi Inggris di babak 16 besar.

Tim asuhan Javier Aguirre berambisi mencapai perempat final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam 40 tahun.

>>> Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34%, BI Naikkan Suku Bunga ke 5,75%

Mereka sangat bergantung pada Quinones untuk menjaga momentum ofensif.