Tuchel Bela Keputusan Seleksi

Pelatih Inggris Thomas Tuchel membela keputusannya dengan mengutamakan kohesi taktik tim daripada bakat individu.

"Sejak hari pertama kami jelas ingin membangun tim terbaik, yang belum tentu 26 pemain paling berbakat," jelasnya.

Tuchel menekankan bahwa peran spesifik dan strategi turnamen menentukan evaluasi akhir posisi skuad.

"Tim yang memenangkan kejuaraan, dan apa yang kami coba capai hanya bisa diraih sebagai tim," lanjutnya.

Manajer asal Jerman itu mengaku meninggalkan pemain mapan adalah bagian tersulit dari tugasnya. "Keputusan yang sangat sulit.

Percakapan yang menyakitkan. Sulit dijelaskan kepada pemain.

Tapi apa yang kami coba raih, kami raih sebagai tim," tambahnya.

Ia juga menyoroti pentingnya keseimbangan skuad dengan spesialis untuk berbagai skenario. "Kami memiliki spesialis untuk situasi berbeda, saat memimpin, saat mengejar hasil.

>>> Tiga Negara Lolos ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Kami ingin menjadi tim set-piece yang kuat dan tim penalti yang kuat," pungkas Tuchel.