Pegulat WWE Sheamus akan segera menjadi free agent setelah menolak perpanjangan kontrak yang telah direstrukturisasi oleh manajemen.

Menurut laporan Fightful Select, mantan juara dunia itu memilih membiarkan kontraknya berakhir secara alami. Negosiasi berhenti setelah WWE menawarkan persyaratan yang dimodifikasi kepada pegulat yang sedang cedera tersebut.

>>> Felix Auger-Aliassime ke Perempat Final Wimbledon Usai Kalahkan Davidovich Fokina

Sheamus dengan cepat menolak tawaran itu dan memilih untuk pertama kalinya dalam hampir dua dekade menguji pasar terbuka.

Langkah ini sejalan dengan strategi penyesuaian gaji yang diterapkan WWE belakangan ini.

Beberapa pegulat veteran lain juga menghadapi negosiasi ulang kontrak serupa. Fightful Select melaporkan bahwa Kofi Kingston dan Xavier Woods juga menolak pemotongan gaji yang diusulkan perusahaan.

Sementara itu, sejumlah pegulat lain yang tidak disebutkan namanya menerima persyaratan baru untuk tetap bertahan, namun beberapa memilih pergi.

Karier 19 Tahun Sheamus di WWE

Kepergian Sheamus mengakhiri masa baktinya selama 19 tahun di WWE, dimulai sejak ia lolos tryout pada 2007.

>>> Jepang Siapkan Kereta Premium dari Bandara Narita ke Haneda Mulai 2028

Ia kemudian menjalani masa pengembangan sebelum debut di main roster pada 2009.

Pada 2009, ia mengalahkan John Cena di TLC untuk merebut gelar WWE pertamanya. Secara total, ia mengoleksi empat gelar dunia, ditambah beberapa gelar Amerika Serikat dan tag team.

Sheamus juga pernah memenangkan Royal Rumble, Money in the Bank, dan King of the Ring. Penampilan terakhirnya di ring terjadi pada 17 November 2025 dalam episode WWE Raw.

Dalam pertandingan itu, ia bergabung dengan Cena dan Rey Mysterio menghadapi JD McDonagh, Dominik Mysterio, dan Finn Balor dari The Judgment Day.

Pertarungan tersebut terjadi beberapa minggu sebelum Cena pensiun.

>>> Clevatess Season 2 Siap Tayang 8 Juli, Rilis Trailer dan Tambahan Pengisi Suara

Tak lama setelah siaran, cedera bahu parah memaksa Sheamus menjalani operasi. Komplikasi medis akhirnya membuatnya mundur dari turnamen "The Last Time is Now".