>>> Kebakaran di Palmerah Jakbar, 13 Damkar Dikerahkan

Penjualan makin cepat pada Juni saat kelangkaan bahan bakar melanda.

Pekan lalu, 1.754 mobil plug-in hybrid baru teregistrasi, naik hampir sepertiga dari pekan sebelumnya dan hampir 50 persen di atas rata-rata mingguan tahun ini, kata Sergei Tselikov, kepala Autostat.

Meski melonjak tajam secara persentase, mobil listrik dan plug-in hybrid tahun lalu baru menyumbang hanya 4,3 persen dari total penjualan mobil Rusia.

Sebagian warga Rusia lainnya memilih jalan berbeda, yakni memasang alat khusus di kendaraan mereka agar bisa beralih memakai gas alam cair yang lebih murah dan tersedia dibanding bensin maupun solar.

Kendala Infrastruktur

Jumlah stasiun pengisian daya di Rusia naik 20 persen dalam setahun hingga Juli 2026, menurut layanan peta digital 2GIS.

Namun bagi sebagian pemilik kendaraan listrik, mengisi daya di kota besar tetap jadi tantangan tersendiri.

Vasiliy, pelanggan yang ditemui di diler, mengaku senang sudah lebih dulu membeli mobil hybrid dan mobil listrik.

"Terutama dalam situasi saat ini, saya sama sekali tidak mengalami masalah," ujarnya sambil tertawa kecil.

Meski demikian, ia menduga lonjakan minat orang lain terhadap mobil listrik ini tak akan bertahan lama. "Saya tinggal di rumah pribadi di pedesaan.

Saya sudah memasang stasiun pengisian daya sendiri dan mengisi di rumah," kata Vasiliy.

>>> Bandara Bandar Abbas Iran Kembali Beroperasi Setelah 4 Bulan Terhenti

"Di Moskow, itu masalah nyata untuk mengisi daya dengan benar," ujar dia lagi.