Penipuan Tunjangan di Inggris Capai Rekor, Penuntutan Anjlok
Kerugian akibat penipuan kesejahteraan sosial di Inggris mencapai rekor £1,325 miliar pada tahun fiskal terakhir, menurut data yang dirilis Departemen Pekerjaan dan Pensiun (DWP) pada 5 Juli 2026.
Angka tersebut meningkat lebih dari sepertiga dibandingkan £982 juta pada periode 2021-2022. Klaim Universal Credit menyumbang kerugian terbesar, mencapai £1,04 miliar dari tabungan yang tidak dilaporkan.
>>> Lima Negara UE Blokir Pembukaan Klaster 3 Negosiasi Serbia
Lonjakan penipuan ini bertepatan dengan penurunan drastis penuntutan pidana terhadap tersangka pelaku, yang merosot hingga 94 persen.
Hal ini memicu tuduhan bahwa pemerintah secara efektif memilih kebijakan 'dekriminalisasi' penyalahgunaan tunjangan.
Kritik dari Oposisi dan Pengamat
Menteri Bayangan Pekerjaan dan Pensiun Helen Whately mengecam catatan penegakan hukum pemerintahan saat ini. Ia memperingatkan bahwa kebocoran keuangan mengancam integritas sistem.
"Miliaran pound uang pembayar pajak hilang setiap tahun akibat penipuan tunjangan. Orang-orang menyalahgunakan sistem kesejahteraan kita, dan ini merusak kepercayaan publik," kata Whately.
Ketua Reform UK Lee Anderson juga menyuarakan frustrasi serupa. Ia menilai mekanisme penegakan hukum saat ini tidak memadai.
"Partai Buruh telah menunjukkan ketidakmampuan mengendalikan sistem kesejahteraan yang dieksploitasi secara industrial," ujar Anderson.
Analis kebijakan TaxPayers' Alliance, Shimeon Lee, menyebut penurunan penuntutan dari lebih 4.400 kasus pada 2017 menjadi hanya 385 tahun lalu akan membuat masyarakat 'geram melihat menteri bersikap lunak dan secara efektif mendekriminalisasi penipuan tunjangan'.
>>> Tiga Makanan Ini Baik untuk Kesehatan Ginjal
Lee juga mencatat bahwa kelompok usia lanjut turut menyumbang kerugian, dengan klaim penipuan oleh warga di atas 65 tahun mencapai £210 juta tahun lalu melalui properti luar negeri dan pekerjaan yang tidak diungkapkan.
Update Terbaru
Christian Lundgaard Raih Pole Mid-Ohio, Arrow McLaren Kuasai Baris Depan
Senin / 06-07-2026, 01:17 WIB
Alat Stimulasi Saraf Vagus Redakan Depresi Berat, Temuan Studi
Senin / 06-07-2026, 01:15 WIB
FIFA Cabut Larangan Kartu Merah Folarin Balogun Sebelum Laga Belgia
Senin / 06-07-2026, 01:15 WIB
PBB dan 22 Jaksa Agung Negara Bagian AS Desak Investigasi Kematian di Tahanan ICE
Senin / 06-07-2026, 01:14 WIB
Stewart Cink Pimpin Klasemen Final U.S. Senior Open 2026
Senin / 06-07-2026, 01:14 WIB
Trailer Utama Black Clover Season 2 dan Lagu Tema oleh WANIMA Dirilis
Senin / 06-07-2026, 01:14 WIB
Ubisoft Konfirmasi 'Rayman Legends Retold' Launch Edition Hanya Tersedia Satu Hari
Senin / 06-07-2026, 01:14 WIB
Anime Fate Rewinder Dikonfirmasi Tayang April 2027, Rie Matsumoto Jadi Sutradara
Senin / 06-07-2026, 01:14 WIB
Putin dan Trump Bicara Hampir 90 Menit di Hari Kemerdekaan AS
Senin / 06-07-2026, 01:13 WIB
Suikoden: The Anime Tayang Oktober 2026, Trailer dan Pengisi Suara Baru Dirilis
Senin / 06-07-2026, 01:13 WIB
Magic Knight Rayearth Rilis Trailer Baru, Tayang 7 Oktober 2026
Senin / 06-07-2026, 01:12 WIB
Navy Hentikan Pencarian Pelaut Hilang di Laut Arab
Senin / 06-07-2026, 01:08 WIB
Mengapa Kita Mengabaikan Makanan yang Kata Ahli Perlu Lebih Banyak Dikonsumsi?
Senin / 06-07-2026, 01:07 WIB
Pangeran Harry ke London Sendirian, Reuni Raja Charles dan Cucu Molor
Senin / 06-07-2026, 01:07 WIB







