Kehadiran Rise of the Tomb Raider di Nintendo Switch 2 memicu kembali diskusi tentang fitur yang paling diinginkan pemain: gyro aiming.

Dalam diskusi pengembang baru-baru ini, tim di balik port tersebut mengonfirmasi bahwa mereka secara aktif mempertimbangkan penambahan kontrol gyro setelah masukan kuat dari penggemar.

>>> Evolusi Manusia Belum Berhenti: Fakta yang Mengejutkan

Meski demikian, belum ada jaminan.

Kontrol Gyro Dipertimbangkan Setelah Permintaan Penggemar

Salah satu poin utama dari wawancara tersebut adalah kemungkinan dukungan membidik berbasis gerakan.

Ketika ditanya tentang penambahan kontrol gyro, para pengembang mengakui permintaan komunitas tetapi tidak memberikan kepastian implementasi.

Perwakilan produk dari Aspyr mengatakan, “Kami telah melihat masukan ini dan akan mendiskusikan fitur tersebut. Tidak ada janji, tetapi kami sedang mempertimbangkannya.”

Tanggapan ini menunjukkan bahwa meskipun gyro aiming belum menjadi bagian dari versi Switch 2 saat ini, fitur tersebut masih mungkin ditambahkan melalui pembaruan di masa mendatang tergantung pada kelayakan teknis dan minat pemain.

Selain permintaan fitur, para pengembang juga menjelaskan mengapa game tersebut tidak pernah dirilis di Nintendo Switch asli.

Menurut tim, perangkat keras lama tidak mampu menjalankan game tanpa pengorbanan signifikan.

Mereka mencatat bahwa membawa game ke Switch 1 akan mengharuskan penghapusan sebagian besar fitur visual, termasuk efek lingkungan seperti kabut, salju, sistem partikel, dan detail medan yang rapat.

“Untuk membawanya ke Switch 1 berarti menghapus hampir semua efek visual… dan itu bukan kompromi kualitas yang bersedia kami lakukan,” jelas pengembang dalam wawancara.

>>> Pemerintah AS Luncurkan Trump Accounts untuk Tabungan Anak

Keputusan ini pada akhirnya menjadikan game tersebut sebagai eksklusif Switch 2 di ekosistem Nintendo, di mana perangkat keras yang lebih kuat memungkinkan versi yang lebih setia dengan rilis asli.