Aspyr Pilih Kualitas Visual daripada 60 FPS di Rise of the Tomb Raider Switch 2
Pemain Rise of the Tomb Raider di Nintendo Switch 2 mungkin bertanya-tanya mengapa gim tersebut hanya berjalan pada 30 FPS.
Menurut pengembang Aspyr, keputusan itu tidak diambil tanpa pertimbangan matang.
>>> Capcom Ingin Perluas Jangkauan Mega Man Menjelang 40 Tahun Seri
Dalam wawancara dengan Nintendo Everything, produser manager Anna Grant dan produser senior Kay Gilmore menjelaskan bahwa tim telah menghabiskan berbulan-bulan untuk menguji target 60 FPS.
Namun, mereka akhirnya memutuskan untuk tidak menggunakannya karena kompromi yang terlalu besar.
"Ya, kami menghabiskan berbulan-bulan mencoba membuat gim berjalan konsisten pada 60 FPS.
Kami mendengar masukan pemain pada rilis Tomb Raider: Definitive Edition mengenai pengorbanan kualitas visual demi performa yang lebih baik, jadi kami ingin memastikan Rise of the Tomb Raider adalah versi terbaik yang bisa kami dapatkan di Switch 2.
Meskipun usianya sudah tua, Rise of the Tomb Raider adalah gim yang jauh lebih berat secara GPU dibanding pendahulunya.
>>> Danganronpa 2×2 Ditunda ke Awal 2027, Spike Chunsoft Konfirmasi
Akibatnya, gim tidak bisa berjalan pada 60 FPS tanpa kompromi serius yang akan membuat pemain frustrasi," kata pengembang.
Frame Rate Tidak Terkunci Jadi Pertimbangan
Aspyr juga menjajaki kemungkinan menawarkan frame rate tidak terkunci, yang memungkinkan performa berfluktuasi tergantung adegan. Namun, pengujian internal menunjukkan bahwa pengalaman tersebut tidak cukup stabil untuk dibenarkan.
Tim mengatakan bahwa frame rate variabel mengakibatkan "stuttering dan pengalaman frustrasi lainnya selama adegan aksi sibuk yang akan merusak imersi," sehingga studio meninggalkan ide tersebut demi target 30 FPS yang terkunci.
Dirilis pertama kali pada 2015, Rise of the Tomb Raider telah hadir di berbagai platform.
>>> Ferrari Rebut Pole Sprint Kejutan di GP Inggris
Versi PC mendukung frame rate tidak terkunci dan PlayStation 4 Pro bisa mencapai 60 FPS dalam mode tertentu, tetapi Aspyr mengatakan versi Nintendo Switch 2 dirancang untuk memberikan pengalaman paling seimbang dalam batasan perangkat keras konsol.
Update Terbaru
Sony Konfirmasi PS3 PlayStation Store Tutup Global pada 2027
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Epic Games Capai Kesepakatan dengan Pembocor Fortnite, Larang Akses Data Rahasia
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Fosil Texas Ungkap Predator Laut Purba Baru, Tylosaurus rex
Minggu / 05-07-2026, 00:28 WIB
Alexandra Eala Kalahkan Iga Swiatek di Wimbledon, Swiatek Jatuh ke Peringkat 6
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Empat Negara Buka Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Valkyries Incar Kemenangan Keempat Beruntun Lawan Dream
Minggu / 05-07-2026, 00:22 WIB
Kelly Ripa Khawatir dengan David Muir yang Akan Siaran 24 Jam
Minggu / 05-07-2026, 00:21 WIB
Chris Evert dan Martina Navratilova Hadapi Kanker dalam Film Dokumenter Baru
Minggu / 05-07-2026, 00:21 WIB
Jasa Marga Perkuat Layanan Pelanggan, Libatkan Rhenald Kasali dan Mohammed Ali Berawi
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Lontong Wu Fu dan Tarian Topeng Meriahkan Perayaan Thay Shang Lao Jun di Kelenteng Tian Fu Gong
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
KPK: Kenaikan Gaji Kepala Daerah Tak Berkorelasi dengan Pencegahan Korupsi
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Menghubungkan Titik-Titik: Mewujudkan Pemerintahan Digital di Indonesia
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
Pramono Anung Andalkan Ekonomi Kreatif sebagai Motor Pertumbuhan Baru Jakarta
Minggu / 05-07-2026, 00:15 WIB
PMI Indonesia Merosot ke Zona Kontraksi, Vietnam Justru Naik Kelas
Minggu / 05-07-2026, 00:14 WIB







