Program pemberdayaan UMKM perempuan SisBerdaya dan DisBerdaya yang digagas DANA Indonesia bersama Ant International menunjukkan hasil positif.

Berdasarkan evaluasi terhadap finalis periode 2023–2025, peserta mencatat rata-rata kenaikan pendapatan sebesar 113 persen.

>>> Harry Styles Ucapkan Terima Kasih ke One Direction di Konser Terakhir Wembley

Selain itu, kapasitas produksi peserta meningkat hingga 126 persen dalam enam bulan setelah mengikuti program.

Hal ini menunjukkan penguatan kapasitas pelaku UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital mampu meningkatkan daya saing bisnis.

Melanjutkan kesuksesan tersebut, DANA Indonesia dan Ant International mengumumkan 35 pemenang SisBerdaya dan DisBerdaya 2026. Mereka terpilih dari lebih dari 6.800 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia.

Para pemenang akan mendapatkan dana pembinaan senilai ratusan juta rupiah untuk mendukung pengembangan usaha dan pemanfaatan teknologi dalam operasional bisnis.

Program ini dirancang khusus untuk memberdayakan UMKM perempuan, termasuk penyandang disabilitas.

>>> Mantan Bintang NFL Marcellus Wiley Ditangkap di Florida atas Tuduhan KDRT

CEO dan Co-Founder DANA Indonesia, Vince Iswara, menyatakan bahwa teknologi dapat membuka peluang ekonomi yang lebih luas bagi perempuan pelaku usaha.

“Kami percaya teknologi dapat membuka lebih banyak peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berdaya secara ekonomi,” ujarnya.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar mengapresiasi keberlanjutan program ini sebagai kolaborasi pemerintah dan swasta dalam memperkuat ekosistem UMKM nasional.

Menurutnya, kemampuan beradaptasi terhadap teknologi menjadi modal penting bagi pelaku usaha mikro.

Pada tahun ini, SisBerdaya dan DisBerdaya memperluas jangkauan ke wilayah baru seperti Nusa Tenggara Barat, Maluku, dan Sulawesi Tengah.

>>> El Niño Sudah Tewaskan Ribuan Orang di Eropa

Sebanyak 35 finalis mengikuti pelatihan intensif mencakup pengembangan model bisnis, pemanfaatan AI, dan literasi keuangan.