Upacara pemakaman mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akhirnya digelar pada Minggu (5/7) setelah tertunda lebih dari tiga bulan.

Tiga putra Ali Khamenei, yakni Masoud, Meysam, dan Mostafa, terlihat hadir dalam prosesi penghormatan terakhir tersebut.

>>> Brasil Dihantui Kutukan 38 Tahun Tak Pernah Menang Lawan Norwegia

Mereka mengikuti salat jenazah yang dipimpin oleh Ayatollah Jafar Sobhani, salah satu tokoh agama paling senior di Iran.

Selain ketiga putra, Komandan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Ahmad Vahidi juga turut hadir dalam momen salat jenazah tersebut.

Upacara pemakaman ini juga mencakup jenazah empat anggota keluarga lainnya, termasuk istri dan menantu Ali Khamenei.

Namun, Mojtaba Khamenei, putra Ali Khamenei yang kini menjabat sebagai Pemimpin Tertinggi Iran, tidak menghadiri upacara karena alasan keamanan di tengah ancaman Israel.

Sejumlah pejabat tinggi Iran hadir, antara lain Presiden Masoud Pezeshkian, Ketua Majelis Mohammad Bagher Ghalibaf, Kepala Kehakiman Gholamhossein Mohseni Ejei, dan Komandan Pasukan Quds IRGC Esmail Qaani.

>>> GoTo Buka Suara soal PHK 90 Persen Karyawan di Tokopedia

Puluhan ribu warga Iran memadati kompleks salat terbuka di Teheran sejak Sabtu untuk memberikan penghormatan terakhir.

Mereka mengenakan pakaian hitam dan membawa bendera merah, putih, dan hijau Republik Islam Iran, serta potret Khamenei dan putranya Mojtaba.

Prosesi pemakaman massal ini digelar selama sepekan sebagai bentuk penghormatan publik terhadap negara teokrasi Republik Islam dan semangat revolusi.

Ali Khamenei tewas dalam serangan udara Amerika Serikat-Israel pada 28 Februari lalu.

>>> Polisi Hilang dalam Penggerebekan Narkoba di Kalteng Ditemukan Tewas

Pemakaman sempat ditunda karena risiko keamanan di tengah perang, hingga tercapainya kesepakatan gencatan senjata sementara bulan lalu.