Sebuah video yang memperlihatkan aksi protes warga Dusun Umbul Glimbung, Desa Bandar Agung, Kabupaten Lampung Timur, viral di media sosial.

Warga mengaku kecewa karena akses jalan di wilayahnya bertahun-tahun rusak parah tanpa perbaikan dari pemerintah.

>>> Spesifikasi Moto G77 Power Resmi Terungkap Sebelum Peluncuran 8 Juli

Dalam video tersebut, seorang warga menyampaikan pesan langsung kepada Bupati Lampung Timur.

"Selamat pagi, izin Bupati Lampung Timur. Tahun ini saya enggak bayar pajak.

Uangnya saya gunakan untuk swadaya pembangunan jalan mandiri di Dusun Umbul Glimbung," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa aksi urunan membeli semen dilakukan karena kondisi jalan yang sudah sangat rusak.

"Nunggu dari pemerintah tidak kunjung dibangun, sudah rusak parah. Jadi inisiatif dari masyarakat, bangun sendiri ajalah.

Pajak saya enggak saya bayarkan, saya gunakan untuk beli semen," cetusnya.

Bupati Lampung Timur Buka Suara

Menanggapi protes tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah angkat bicara.

Ela menegaskan bahwa pemerintah daerah telah memantau kondisi jalan di Dusun Umbul Glimbung.

Menurutnya, salah satu kendala adalah status geografis wilayah tersebut yang masuk dalam kawasan register.

>>> Vivo Y500 Resmi Meluncur di Pakistan dengan Baterai 8.100mAh dan Layar AMOLED 5.000nit

"Wilayah itu sudah kami monitor. Pemerintah daerah juga telah membangun infrastruktur jalan di kawasan tersebut pada tahun sebelumnya.

Namun pengerjaannya dilakukan secara bertahap karena masih banyak ruas jalan yang harus ditangani," jelas Ela, Sabtu (4/7/2026).

Ela membeberkan bahwa keterbatasan anggaran daerah membuat proyek perbaikan jalan belum bisa merata ke seluruh titik.

Ia justru menilai aksi gotong royong tersebut sebagai bentuk partisipasi positif warga dalam mempercepat akses transportasi yang belum tercover APBD.

"Ada ruas sekitar satu kilometer yang diperbaiki secara swadaya oleh masyarakat sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah," tambahnya.

Bupati menduga titik jalan rusak yang diprotes warga belum masuk dalam jadwal tahapan pembangunan yang berjalan.

Pemda Lampung Timur memastikan tidak akan menutup mata dan akan menjadikan aspirasi ini sebagai bahan evaluasi prioritas kerja ke depan.

"Jalan yang dikeluhkan warga kemungkinan belum sampai pada tahapan pembangunan yang sudah kami kerjakan.

>>> Ramalan Zodiak Cinta 5 Juli: Taurus Terlalu Cemburu, Leo Harus Jujur

Aspirasi ini menjadi masukan bagi kami karena kebutuhan infrastruktur jalan memang menjadi harapan terbesar masyarakat," pungkas Ela.