Kirgizstan resmi membuka babak baru dalam pengembangan sektor jasa keuangan dengan meluncurkan Tamchy Special Financial Investment Territory (SFIT).

Kawasan yurisdiksi keuangan internasional ini dibangun di sekitar Danau Issyk-Kul, sebuah destinasi wisata terkenal di negara tersebut.

>>> Prospek Mobil Listrik di Indonesia 2026: Infrastruktur dan Insentif Dorong Pertumbuhan

Pemerintah Kirgizstan menargetkan Tamchy SFIT menjadi salah satu pusat investasi baru di kawasan Eurasia.

Peresmian dilakukan langsung oleh Presiden Kirgizstan, Sadyr Japarov, pada Sabtu (4/7) melalui seremoni simbolis.

Dalam acara tersebut, Japarov menekan tombol berbentuk geotag sebagai penanda bahwa Tamchy SFIT resmi masuk dalam peta pusat keuangan dunia.

Insentif Pajak 0% Selama 49 Tahun

Salah satu daya tarik utama Tamchy SFIT adalah kebijakan pajak 0% yang berlaku selama 49 tahun.

Kebijakan ini diharapkan mampu menarik minat investor global untuk menanamkan modal di kawasan tersebut.

>>> Spanyol Usung Misi Balas Dendam saat Jumpa Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026

Dengan insentif ini, Kirgizstan ingin bersaing dengan pusat keuangan internasional lainnya seperti Dubai dan Singapura.

Tamchy SFIT dirancang untuk menjadi hub bagi perusahaan keuangan, fintech, dan investasi.

Pemerintah Kirgizstan juga menyediakan infrastruktur modern dan regulasi yang ramah bisnis di kawasan tersebut.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang Kirgizstan untuk mendiversifikasi ekonominya.

>>> Cara Mendapatkan 3 Fitur Unggulan MacBook Pro 2026

Dengan peluncuran Tamchy SFIT, Kirgizstan berharap dapat meningkatkan arus investasi asing dan menciptakan lapangan kerja baru.