Pemerintah Siapkan 'Surga Investor' Baru di Indonesia, RUU Pusat Keuangan Internasional Resmi Masuk DPR
Pemerintah mulai mempercepat pembentukan Pusat Finansial Internasional Indonesia (PFII) sebagai strategi baru untuk menarik investasi global sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai pusat keuangan dunia.
Langkah tersebut ditandai dengan masuknya Rancangan Undang-Undang (RUU) PFII ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) 2026 sebagai usul inisiatif pemerintah.
>>> Gen Z Tinggalkan Hubungan Nonchalant, Kini Beralih ke Tren Chalant
RUU itu telah diserahkan kepada Komisi XI DPR RI untuk segera dibahas.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan Indonesia membutuhkan kawasan keuangan internasional yang mampu bersaing dengan berbagai pusat finansial global yang lebih dulu berkembang.
Menurutnya, Indonesia memiliki modal besar berupa ukuran ekonomi yang kuat, pasar domestik yang luas, posisi geografis strategis, sumber daya alam melimpah, serta prospek pertumbuhan jangka panjang yang terus membaik.
"Dengan ukuran ekonomi yang besar, pasar domestik yang luas, posisi geografis yang strategis, sumber daya alam yang melimpah dan prospek pertumbuhan jangka panjang yang membaik, Indonesia memiliki seluruh prasyarat untuk berkembang menjadi salah satu pusat aktivitas keuangan internasional di kawasan Asia dan dunia," kata Purbaya.
Pemerintah menilai kehadiran PFII akan menjadi instrumen penting untuk menarik investasi, memperluas akses pembiayaan, meningkatkan inovasi sektor keuangan, hingga memperkuat kontribusi industri jasa keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
Selain menjadi pusat aktivitas keuangan global, PFII juga diharapkan mampu memperdalam sektor keuangan domestik, mempercepat pembiayaan proyek strategis nasional, mendukung pembiayaan berkelanjutan, dan memperkuat sektor riil.
"Pembentukan PFII dimaksudkan untuk meningkatkan daya saing Indonesia sebagai pusat keuangan internasional, menjadi katalis bagi pendalaman sektor keuangan nasional, pengembangan inovasi sektor keuangan, peningkatan investasi, memfasilitasi pembiayaan sektor riil, proyek strategis nasional, pembiayaan berkelanjutan, serta penguatan kontribusi sektor keuangan terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia secara keseluruhan," ujar Purbaya.
Update Terbaru
Mitsubishi Attrage Facelift 2026 Resmi Meluncur, Tampang Sporty ala Lancer Evo
Jumat / 03-07-2026, 11:26 WIB
Portugal Bungkam Kroasia 2-1, Ronaldo dan Goncalo Ramos Bawa Selecao ke 16 Besar Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 11:17 WIB
Sarwendah Siap Bongkar Fakta Tersembunyi di Sidang, Ruben Onsu Bisa Kaget?
Jumat / 03-07-2026, 11:15 WIB
Purbaya Akui Kini Bisa Rumahkan Pegawai Bea Cukai yang Bermasalah
Jumat / 03-07-2026, 11:15 WIB
Thierry Henry Murka! VAR Portugal vs Kroasia Dinilai Rusak Piala Dunia 2026
Jumat / 03-07-2026, 11:14 WIB
Roy Suryo Tersenyum Saat Dengar Dakwaan Dokter Tifa di Kasus Ijazah Jokowi
Jumat / 03-07-2026, 11:14 WIB
Jadwal Bioskop Trans TV 4 - 5 Juli 2026
Jumat / 03-07-2026, 11:14 WIB
Ramalan Zodiak 3 Juli: Capricorn Coba Hal Baru, Pisces Introspeksi Diri
Jumat / 03-07-2026, 11:14 WIB
Gaya Sporty Georgina Rodriguez Dukung Portugal di Piala Dunia Bareng Keluarga
Jumat / 03-07-2026, 11:14 WIB
Polda Aceh Beri Penghargaan 80 Personel Berprestasi di Hari Bhayangkara 2026
Jumat / 03-07-2026, 11:07 WIB
Cara Cek Jadwal Pencairan Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Tahun 2026 Secara Online
Jumat / 03-07-2026, 11:07 WIB
Naruto Masuk PUBG Mobile, Pemain Bisa Gunakan Rasengan
Jumat / 03-07-2026, 11:00 WIB






