Dalam rancangan aturan tersebut, PFII akan dibentuk sebagai kawasan khusus yang tetap berada di bawah kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, namun memperoleh sejumlah fasilitas khusus untuk mendukung kegiatan jasa keuangan dan aktivitas ekonomi bernilai tambah tinggi.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai kemudahan investasi, mulai dari fasilitas perpajakan, perizinan, keimigrasian, ketenagakerjaan, hingga residensi guna meningkatkan daya tarik Indonesia di mata investor internasional.

"Kebijakan tersebut diharapkan mampu meningkatkan daya tarik Indonesia sebagai tujuan investasi global, sekaligus memperbesar manfaat ekonomi yang diterima masyarakat dan dunia usaha nasional," kata Purbaya.

>>> Taylor Swift Gelar Makan Malam Gladi Resik, Tamu Selebriti Berdatangan

Selain menarik investasi asing, keberadaan PFII diproyeksikan menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan transfer pengetahuan, memperkuat kualitas sumber daya manusia, serta memperbesar daya saing ekonomi nasional dalam jangka panjang.

Terkait lokasi, Purbaya mengungkapkan pemerintah masih mematangkan sejumlah alternatif dan tidak menutup kemungkinan kawasan finansial internasional itu dibangun di lebih dari satu wilayah.

"Ini kan masih dibahas ya, ada alternatif, ya mungkin beberapa di Bali.

Mungkin ada beberapa titik juga, tetapi yang jelas kita akan cari tempat yang paling comfortable untuk internasional investor," ujarnya.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pembangunan di Ibu Kota Nusantara (IKN), Purbaya menilai lokasi tersebut belum menjadi pilihan utama karena aktivitas ekonomi dinilai masih belum memadai.

"Sampai sekarang saya belum tahu. (IKN?

) Mungkin nggak, terlalu sepi di IKN," ucapnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto juga menyampaikan pemerintah tengah menyiapkan ekosistem hukum dan infrastruktur pendukung PFII, dengan Bali menjadi wilayah yang paling diprioritaskan.

"Financial Center kita sedang siapkan legal dokumennya. Jadi, ekosistem infrastrukturnya sedang kita siapkan.

>>> Cara Cek Daftar Nominal Bantuan PKH Terbaru dan Jadwal Pencairan 2026

Kita siapkan di Bali. Sementara di Bali, bisa 2 atau 3 titik," kata Airlangga.