Tambalan Jantung Revolusioner Tanpa Operasi Bisa Selamatkan Nyawa
Sebuah tim peneliti di MIT telah mengembangkan alternatif non-invasif yang membebaskan pasien dari operasi jantung terbuka.
Dalam studi yang diterbitkan pada 2 Juni 2026 di jurnal Nature Biomedical Engineering, para peneliti merinci tambalan perekat wearable yang mengatur irama jantung dari luar tubuh.
>>> 7 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Juli: Penuh Empati dan Mudah Disukai
Sistem ini menggunakan ultrasound terfokus untuk merangsang jaringan jantung tanpa kabel atau elektroda internal.
Teknologi tersebut berhasil memulihkan irama sinus normal pada tikus selama delapan bulan, dengan presisi spasial di bawah satu milimeter.
Mengatasi Keterbatasan Gelombang Suara
Dokter telah menggunakan ultrasound selama puluhan tahun untuk memvisualisasikan organ dalam, tetapi energi akustik biasanya terlalu lemah untuk memicu kontraksi otot jantung secara andal.
Untuk mengatasi keterbatasan ini, tim MIT menggunakan sonogenetika, teknik yang memodifikasi sel tertentu secara genetik agar peka terhadap gelombang suara.
Para peneliti menggunakan sel punca manusia untuk menumbuhkan jaringan jantung di laboratorium, memodifikasi sel tersebut untuk mengekspresikan saluran ion khusus bernama MscL-G22S.
Saluran hasil rekayasa ini dirancang untuk terbuka lebar saat mendeteksi frekuensi ultrasound tertentu.
Ketika tambalan wearable memancarkan pulsa akustik, saluran ini terbuka dan memungkinkan ion kalsium mengalir ke dalam sel jantung.
Aliran masuk ini meniru sinyal listrik alami yang memberi tahu otot jantung untuk memompa.
Dalam pengujian laboratorium, sel yang dimodifikasi berkontraksi secara sinkron dengan pulsa ultrasound, sementara sel yang tidak dimodifikasi mengabaikan gelombang suara.
Pengujian Hewan Jangka Panjang dan Skala Manusia
Para peneliti memvalidasi sistem menggunakan tikus hidup dengan aritmia yang diinduksi.
Pacing ultrasound mencapai kontrol frekuensi yang ditargetkan hingga 9 Hz di berbagai ruang jantung, dengan cepat menstabilkan detak jantung abnormal.
Update Terbaru
FFCM SEA 2026 Summer Dimulai, RRQ Kazu dan EVOS Divine Wakili Indonesia
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Metland Blanjaproperti 2026 Digelar, Tawarkan Rumah Siap Huni dan Tabungan Emas Rp50 Juta
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Fitur Gemini Ini Membuat Saya Enggan Membuka Chat Kosong
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Cara Mengatur Notifikasi Android agar Fokus Kerja Lebih Optimal
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Robert Lewandowski Sepakat Gabung Chicago Fire dari Barcelona
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Jalan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Lawan Potensial dari 16 Besar
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Tulus Rilis Lagu Teh Hijau, Akhiri Penantian Empat Tahun dengan Karya Baru
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Spesifikasi Deepal S05 Impor Thailand: Tersedia Versi Listrik dan Hybrid
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Hakim Minta Kejagung Usut Rp4,8 Triliun Kasus Nadiem Pakai TPPU
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Prediksi Pantai Gading vs Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Pencairan JHT Usai PHK Tak Kena Pajak Progresif, Ini Penjelasan DJP
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Kadin Dorong Transformasi Digital Pemerintah untuk Perkuat Pelayanan Publik
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Bos OJK Ungkap Alasan Transaksi Bursa Karbon RI Masih Rendah
Selasa / 30-06-2026, 19:20 WIB
Laporan Korupsi di BUMN Bakal Terhubung Langsung ke KPK
Selasa / 30-06-2026, 19:19 WIB






