Untuk mengevaluasi keamanan jangka panjang, tim memantau tikus selama aktivitas harian rutin selama delapan bulan.

Hewan tidak menunjukkan efek samping atau kerusakan jaringan akibat stimulasi akustik yang berkelanjutan.

Para peneliti juga berhasil menguji teknologi pada jantung babi ex vivo untuk membuktikan bahwa sinyal akustik dapat menembus dan mengatur jaringan pada skala manusia.

>>> 5 Sunscreen Bebas Alkohol Mulai Rp30 Ribuan, Sudah BPOM

Terapi gen yang mendasari sistem ini tidak mengubah urutan DNA permanen pasien.

Sistem ini mengandalkan mekanisme pengiriman yang mirip dengan terapi yang sudah disetujui FDA untuk atrofi otot tulang belakang.

Sistem Wearable Dua Bagian

Sistem eksperimental terdiri dari dua komponen eksternal.

Pertama, tambalan ultrasound: stiker perekat tipis seukuran prangko yang mengandung transduser akustik mini.

Tambalan ini menempel di dada menggunakan hidrogel khusus yang menjaga kontak kulit tanpa meredam gelombang suara.

Kedua, pengontrol: unit eksternal kecil yang menampung baterai dan elektronik penggerak, dirancang untuk dikenakan dengan nyaman di sabuk atau pakaian.

Dalam pengaturan klinis di masa depan, pasien akan menerima satu suntikan lokal untuk membuat sel jantung mereka peka terhadap suara.

Setelah itu, tambalan wearable eksternal akan mengatur detak jantung sepenuhnya dari permukaan kulit.

Arah Masa Depan dalam Pengobatan Loop Tertutup

Kelompok MIT sebelumnya telah merancang tambalan ultrasound wearable yang mampu melacak fungsi organ secara terus-menerus selama 48 jam.

Tujuan tim selanjutnya adalah menggabungkan kemampuan pencitraan dan pacing ke dalam satu perangkat.

Ini akan menciptakan sistem loop tertutup yang dapat secara otomatis mendiagnosis kelainan jantung dan memberikan stimulasi terapeutik segera untuk memperbaikinya.

Para peneliti memperkirakan bahwa pendekatan sonogenetik ini dapat merangsang jaringan dalam lainnya dengan aman tanpa intervensi bedah.

Aplikasi serupa dari ultrasound terfokus saat ini sedang dieksplorasi oleh tim independen untuk mengobati kondisi neurologis otak dalam, termasuk penyakit Parkinson dan Alzheimer.

>>> Tips Lari Pemula: Metode Run and Walk untuk Maraton Tanpa Beban

Meskipun uji klinis pada manusia masih membutuhkan waktu beberapa tahun lagi, data hewan menunjukkan bahwa sel hasil rekayasa dapat merespons pacing akustik eksternal dengan aman dalam periode yang panjang.