CEO McLaren Racing Zak Brown membantah spekulasi yang mengaitkan Max Verstappen dengan timnya. Ia menegaskan kepercayaan penuh pada pembalap saat ini, Lando Norris dan Oscar Piastri.

Pernyataan itu disampaikan Brown di akhir pekan Grand Prix Austria, 28 Juni 2026. Verstappen, juara dunia empat kali, masih terikat kontrak dengan Red Bull hingga 2028.

>>> Hunter x Hunter Manga Tembus 100 Juta Kopi dalam Peredaran

Namun, klausul keluar memungkinkan Verstappen hengkang pada 2027 jika ia berada di luar posisi dua besar klasemen pembalap saat jeda musim panas Agustus.

Manajemen Verstappen dikabarkan telah melakukan pembicaraan awal dengan McLaren.

"Saya akan sangat terkejut jika Oscar atau Lando pergi ke tempat lain karena mereka sangat bahagia," ujar Brown.

Ia menekankan bahwa tim puas dengan susunan pembalap jangka panjang yang ada.

"Kami punya kontrak, tapi terlepas dari kontrak, mereka sangat bahagia di sini dan kami sangat bahagia dengan mereka.

Jika karena alasan aneh seseorang terpeleset kulit pisang saat keluar bak mandi, maka ya, tentu saja Max adalah juara dunia empat kali," tambah Brown.

Kepala Tim Mercedes Toto Wolff juga menyatakan sikap serupa. Ia mengindikasikan timnya tidak berniat mengubah susunan pembalap saat ini.

>>> NEC Nijmegen Uji Coba Emre Mor Jelang Kualifikasi Liga Champions

"Kami tidak ingin mengubah sesuatu," kata Wolff.

Ia menilai kombinasi pembalap saat ini berfungsi efektif bagi tim, merujuk pada kecepatan George Russell dan Kimi Antonelli.

Kepala Tim Red Bull Laurent Mekies menyatakan Verstappen telah berkomitmen untuk bertahan. Namun, ia membutuhkan mobil yang kompetitif agar tetap bahagia.

"Max sudah jelas kepada kami bahwa ia ingin terus bersama tim. Sama jelasnya bahwa ia butuh mobil cepat agar bahagia," ujar Mekies.

Ia menambahkan tim fokus pada pengembangan mobil, bukan diskusi kontrak mingguan.

Mekies menegaskan rumor pasar pembalap bukan prioritas utama. "Topik kami adalah mengembalikan mobil ke posisi yang kami inginkan," katanya.

Eksekutif Red Bull Oliver Mintzlaff mengungkapkan kepuasan setelah Verstappen finis kedua di Austria. Hasil itu membawa kelegaan bagi manajemen tim setelah peningkatan performa pada konsep mobil RB22.

>>> DPR AS Sahkan KIDS Act untuk Atur Keamanan Anak di Dunia Maya

Saat ini Verstappen berada di posisi ketujuh klasemen pembalap, tertinggal 98 poin dari pemimpin Kimi Antonelli. Seri selanjutnya adalah Grand Prix Inggris di Silverstone.