X-Men '97 season 2 akan segera hadir dengan petualangan baru yang penuh ketegangan dan aksi. Sebelum menyaksikannya, ada beberapa peristiwa penting dari season 1 yang perlu diingat.

Season 1 berakhir dengan para X-Men terpisah di tiga garis waktu berbeda. Berikut lima hal utama yang wajib diketahui sebelum memasuki season 2.

>>> Kepercayaan Pelanggan Jadi Fondasi Transformasi Layanan KAI

X-Men Terdampar di Tiga Garis Waktu

Di akhir season 1, Magneto menghancurkan Prime Sentinels dan mundur ke Asteroid M. Bastion kemudian menabrakkan asteroid tersebut ke Bumi, namun Xavier membantu meluncurkannya ke luar angkasa.

Ledakan tersebut membuat para X-Men terlempar ke tiga era berbeda: Bishop dan Forge tetap di tahun 1997; Nightcrawler, Beast, Xavier, Magneto, dan Rogue terdampar di Mesir Kuno sekitar 3000 SM; sementara Cyclops, Jean Grey, Storm, dan Morph berada di masa depan distopia tahun 3960 M.

Nasib Nathan dan Gambit

Cyclops dan Jean bertemu dengan Nathan, putra mereka yang dikirim ke masa depan sebagai bayi karena terinfeksi virus techno-organik oleh Sinister.

Nathan kini remaja dan kelak menjadi Cable.

>>> Pegadaian Praya Dukung Pembangunan Sekolah dan Edukasi Investasi Emas

Gambit gugur dalam Pertempuran Genosha saat melindungi Rogue dan meledakkan Master Mold. Meski demikian, adegan pasca-kredit menunjukkan Apocalypse mengambil kartu remi Gambit, memicu spekulasi kebangkitannya.

Magneto juga mencabut adamantium dari kerangka Wolverine, membuatnya sekarat dan hanya memiliki cakar tulang. Season 2 diperkirakan akan fokus pada pemulihan Wolverine.

Apocalypse menjadi ancaman utama di season 2. Dua versi dirinya muncul: En Sabah Nur di Mesir Kuno dan versi dewasa di masa depan.

>>> Hentikan Loop Disconnect Android Auto dengan Ubah Satu Pengaturan Baterai

Kehadirannya tampaknya tak terhindarkan.