Masuknya Wout Weghorst memberikan warna baru bagi lini serang Belanda. Kehadiran penyerang bertubuh tinggi itu membuat Oranje lebih efektif dalam duel udara sekaligus membuka ruang bagi pemain lain.

Strategi tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-72. Bermula dari duel udara yang dimenangkan Weghorst, bola berhasil dipertahankan Crysencio Summerville sebelum diteruskan kepada Cody Gakpo.

Penyerang Liverpool tersebut kemudian melepaskan tendangan mendatar yang gagal diantisipasi Yassine Bounou sehingga Belanda unggul 1-0.

Gol tersebut membuat peluang Belanda lolos ke babak berikutnya semakin terbuka. Dengan waktu pertandingan yang terus menipis, Oranje tampak mampu mengendalikan keadaan.

>>> Lokasi Gun Van Hari Ini di GTA Online, Cek Posisi Terbarunya

Gol Injury Time Mengubah Jalannya Laga

Ketika kemenangan sudah di depan mata, Maroko menunjukkan mental luar biasa.

Pelatih Walid Regragui memasukkan Chemsdine Talbi untuk menambah daya gedor di sektor sayap. Pergantian itu terbukti menjadi keputusan yang sangat tepat.

Pada masa injury time menit ke-90+1, Talbi mengirimkan umpan silang akurat ke dalam kotak penalti yang berhasil disambut tandukan Issa Diop.

Gol tersebut membuat skor berubah menjadi 1-1 sekaligus memaksa pertandingan dilanjutkan ke babak tambahan waktu.

Extra Time Berjalan Ketat

Selama dua babak tambahan waktu, Maroko tampil lebih percaya diri dalam menguasai jalannya pertandingan.

Ismael Saibari, Soufiane Rahimi, hingga Talbi berkali-kali membongkar pertahanan Belanda. Salah satu peluang emas bahkan diperoleh Rahimi ketika berhadapan langsung dengan Bart Verbruggen, tetapi kiper Belanda berhasil melakukan penyelamatan krusial.

Sebaliknya, Belanda kesulitan membangun serangan. Lini tengah gagal mengalirkan bola secara efektif sehingga peluang bersih hampir tidak tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.