Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, secara terbuka menyatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Mojtaba Khamenei, telah dimasukkan dalam daftar target pembunuhan Israel.

"(Mojtaba) sudah ditandai untuk dibunuh," ujar Katz seperti dikutip dari Fox News.

>>> Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas AFT Juanda dan IT Surabaya

Pernyataan itu disampaikan Katz di tengah meningkatnya ketegangan antara Israel dan Iran. Tel Aviv tidak menutup kemungkinan pasukannya akan kembali melancarkan serangan ke Iran dengan beberapa kondisi.

Skenario Serangan Israel

Katz menegaskan bahwa perang akan berlanjut jika Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi "sudah berakhir" dan ingin melanjutkan serangan.

Kondisi kedua adalah jika "Iran menyerang kami," kata Katz.

Ia juga mengatakan Israel akan menyerang Iran "dalam dua hari" jika Irak menembakkan rudal ke wilayah Tel Aviv.

>>> Jadwal Program Trans TV Rabu, 1 Juli 2026 Ada Film Bioskop Spider-Man: Homecoming dan Robin Hood (2018), Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar + Link

"Jika Iran menyerang, akan ada perang ketiga. Situasinya amat jelas," tegas Katz.

"Israel tidak akan pernah membiarkan rudal Iran yang menyerang dibiarkan begitu saja tanpa ada balasan. Itu akan terjadi hanya dalam dua hari," lanjutnya.

Ia juga menyampaikan perintah kepada militer Israel (IDF) untuk mempersiapkan "operasi biru-putih."

Keberadaan Mojtaba Khamenei Misterius

Sejak diangkat menjadi Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan mendiang ayahnya, Ayatollah Ali Khamenei, Mojtaba belum muncul ke publik.

>>> Empat Tim Tersingkir di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Mojtaba yang memiliki banyak pengalaman di dunia intelijen memang jarang terlihat secara publik, berbeda dengan Ali Khamenei yang kerap tampil.