Kapten tim nasional Cape Verde, Ryan Mendes, dilaporkan tersandung kasus dugaan pemerkosaan di tengah perhelatan Piala Dunia 2026.

Menurut media Brasil O Globo, insiden tersebut diduga terjadi saat Mendes bermain di Selandia Baru dalam ajang FIFA Series pada Maret lalu.

>>> Suga BTS Dikabarkan Borong Saham SpaceX Sebelum IPO

Korban adalah seorang penerjemah asal Brasil yang mengaku mengalami kekerasan fisik sebelum diperkosa di sebuah hotel.

Korban telah melaporkan kasus ini ke federasi sepak bola Cape Verde dan kemudian membuat laporan polisi.

Saat ini, Mendes sedang dalam penyelidikan kepolisian Selandia Baru. Meski demikian, ia tetap bermain untuk Cape Verde di Piala Dunia 2026.

Reaksi FIFA

FIFA diminta angkat suara terkait kasus ini. Juru bicara FIFA menegaskan bahwa organisasi tersebut menanggapi setiap tuduhan pelanggaran dengan sangat serius.

>>> Brasil Lebih Dijagokan Hadapi Jepang di 32 Besar Piala Dunia 2026, Samurai Biru Siap Ciptakan Kejutan

"FIFA telah memiliki prosedur yang jelas bagi siapa pun di dunia sepak bola yang ingin melaporkan suatu insiden," ujar juru bicara FIFA, seperti dikutip dari Independent.

Ryan Mendes merupakan pemain kunci bagi Cape Verde. Ia memegang rekor caps sebanyak 101 kali dan menjadi top skor sepanjang masa dengan 22 gol.

Pemain berusia 36 tahun itu tampil penuh di fase grup melawan Spanyol, Uruguay, dan Arab Saudi, serta membantu Cape Verde lolos ke babak 32 besar.

>>> Arabika vs Robusta: Mana yang Lebih Aman untuk Asam Lambung?

Selanjutnya, Cape Verde akan menghadapi juara bertahan Argentina pada Sabtu, 4 Juli 2026. Belum diketahui apakah Mendes akan tetap dimainkan dalam laga tersebut.