Kurangnya kesadaran ini membuat mereka terus berbicara tanpa memberi ruang, meski tidak selalu egois.

5. Suka Mencari Perhatian

Kebutuhan untuk merasa diperhatikan juga bisa menjadi alasan. Dengan terus bercerita, mereka berharap mendapat respons dan memastikan keberadaannya diakui.

6. Menutupi Rasa Cemas

Banyak orang menganggap keheningan sebagai suasana canggung. Mereka memilih terus berbicara untuk mengisi kekosongan dan memecah keheningan.

Obrolan tanpa henti bisa menjadi mekanisme pertahanan terhadap kecemasan tinggi, memberi rasa kendali atas situasi.

7. Impulsif

Beberapa orang terlalu banyak bicara karena kesulitan menahan dorongan untuk segera menyampaikan apa yang dipikirkan. Begitu terbersit sesuatu, mereka langsung mengungkapkannya.

>>> 3 Anggota DPRD TTU Diperiksa Polisi Terkait Dugaan Intimidasi Dokter Icha

Sifat impulsif ini sering menyebabkan menyela pembicaraan, menjawab sebelum pertanyaan selesai, atau berpindah topik dengan cepat. Dalam beberapa kasus, hal ini berkaitan dengan kondisi seperti ADHD.