Pernah merasa kesal saat mengobrol karena lawan bicara terus mendominasi pembicaraan? Hal ini bisa terjadi karena beberapa tipe kepribadian tertentu.

Alih-alih mendapatkan wawasan baru, Anda justru tidak mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat. Berikut enam tipe kepribadian orang yang suka mendominasi obrolan.

>>> Unusa Tembus Peringkat 3 Besar Nasional PTS Bidang Kesehatan

Tipe Kepribadian yang Suka Mendominasi Obrolan

1. Insecure.

Rasa tidak aman atau harga diri rendah bisa membuat seseorang mendominasi obrolan. Psikoterapis Lisa Brateman menjelaskan bahwa mereka sering mencari validasi dari orang lain dan berusaha membuktikan diri.

2. Keterampilan sosial yang buruk.

Orang dengan kecemasan sosial atau kurang trampil bersosialisasi cenderung memusatkan obrolan pada diri sendiri. Mereka tidak tahu kapan waktu yang tepat untuk bicara atau memberi masukan.

3. Menganggap diri lebih tinggi.

Dominasi dalam obrolan bisa muncul karena merasa lebih unggul, baik dari segi status, keahlian, atau pengalaman.

4. Redundansi.

>>> 5 Tips Menata Ruang Tamu Menurut Feng Shui untuk Tarik Rezeki dan Aura Positif

Bukan hanya soal waktu bicara, tetapi substansi yang diulang-ulang. Ahli bahasa membedakan struktur dalam (gagasan) dan struktur permukaan (kata-kata).

Jika struktur permukaan banyak namun struktur dalam minim, pembicaraan menjadi bertele-tele.

5. ADHD.

Orang dengan ADHD sulit mempertahankan fokus dalam percakapan. Mereka bisa menyela ketika ada ide muncul, mengubah arah obrolan, atau mengembalikan topik ke diri sendiri.

6. Ego tinggi.

Mereka yang memiliki ego tinggi suka mendominasi karena menganggap pendapatnya lebih unggul. Mendominasi obrolan menjadi cara untuk mendapat sorotan.

>>> Gaya Joey King Nonton Piala Dunia Curi Atensi, Pakai Jersey Turki, Topi USA

Beberapa orang mendominasi obrolan secara halus tanpa memotong pembicaraan, tetapi tetap mengarahkan percakapan sesuai keinginan mereka.