Cook menilai kondisi tersebut tidak berkelanjutan dan berharap pemasok kembali meningkatkan produksi chip memori untuk perangkat konsumen agar harga dapat kembali normal.

Namun, produsen memori memiliki pandangan berbeda.

Chief Business Officer Micron, Sumit Sadana, mengatakan industri sempat mengalami tekanan harga dan margin yang rendah pada 2023 sehingga banyak investasi produksi dihentikan.

Menurutnya, perusahaan kini lebih berhati-hati dalam mengalokasikan kapasitas manufaktur.

Apple juga mengisyaratkan kenaikan harga belum berakhir.

Selain iPad dan MacBook, produk lain termasuk iPhone disebut berpotensi mengalami penyesuaian harga apabila tekanan biaya komponen terus berlanjut.

Fenomena ini tidak hanya dialami Apple.

Microsoft telah menaikkan harga konsol Xbox, sementara sejumlah produsen smartphone seperti Realme, OnePlus, dan Vivo juga melakukan penyesuaian harga.

>>> Yang Se Jong Mendadak Bisa Melihat Hantu di Drama Korea Spooky in Love

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa ledakan investasi AI kini mulai berdampak langsung pada harga perangkat elektronik yang digunakan konsumen sehari-hari.