Jack Hoxby, mantan pekerja quality assurance (QA) Rockstar Games yang dipecat tahun lalu, mengatakan bahwa memainkan Grand Theft Auto 6 (GTA 6) saat dirilis nanti "mungkin hanya akan membawa terlalu banyak kenangan."

Dalam wawancara dengan BBC, Hoxby mengaku tidak yakin akan membeli gim yang telah ia kerjakan selama bertahun-tahun itu.

>>> Peringatan Red Flag Dikeluarkan di Sejumlah Negara Bagian Barat AS

"Saya rasa saya tidak akan membelinya," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa banyak temannya mungkin akan mendapatkan salinan gratis dari perusahaan, tetapi ia sendiri belum bisa memutuskan.

"Mungkin suatu saat saya akan memainkannya, tapi sulit dikatakan," katanya.

Hoxby adalah salah satu dari sekitar 30 pengembang yang dipecat Rockstar Games tahun lalu saat mereka tengah dalam proses pembentukan serikat pekerja.

>>> Viktor Hovland Pimpin Travelers Championship Jelang Putaran Final

Independent Workers' Union of Great Britain (IWGB) menuduh perusahaan melakukan union busting ilegal.

Rockstar mengklaim pemecatan tersebut akibat kebocoran "informasi rahasia," namun tidak merinci informasi apa yang dimaksud.

Pemecatan itu memicu protes di luar kantor Rockstar dan bahkan dibahas di parlemen Inggris.

Baru-baru ini, pengadilan ketenagakerjaan menolak permintaan Rockstar untuk menghapus tuduhan blacklisting dari sidang yang akan datang.

>>> Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 29 Juni 2026, Berangkat dari Palur Mulai Pukul 05.00 WIB

Sidang dijadwalkan dimulai beberapa bulan menjelang perilisan GTA 6 pada November mendatang di PS5 dan Xbox Series X|S.