National Weather Service (NWS) mengeluarkan peringatan Red Flag dan advisori angin di beberapa negara bagian barat Amerika Serikat pada 26 Juni 2026.

Peringatan ini dipicu oleh angin kencang dan kelembaban rendah yang menciptakan kondisi kebakaran hutan parah di California, Nevada, Utah, Arizona, New Mexico, dan Colorado.

>>> Viktor Hovland Pimpin Travelers Championship Jelang Putaran Final

Prakirawan memperkirakan angin barat daya 20 hingga 30 mph dengan hembusan mencapai 55 mph, serta kelembaban relatif serendah 5 hingga 15 persen.

Otoritas mencatat bahwa pasokan bahan bakar kering yang melimpah akibat musim dingin tanpa salju membuat wilayah tersebut sangat rentan terhadap penyebaran api cepat.

Di Utah tenggara, Kebakaran Cottonwood telah membakar lebih dari 70.000 hektar.

Di Nevada Selatan, penurunan suhu tajam menyertai angin kencang, menarik suhu Jumat turun menjadi 101 derajat dari tertinggi Kamis 107 derajat di Bandara Internasional Harry Reid.

Meteorolog mencatat suhu akan terus berada di kisaran 90-an, jauh di bawah rata-rata akhir Juni 103 derajat.

NWS menyatakan bahwa angin kencang dapat menerbangkan benda yang tidak diamankan, dahan pohon patah, dan menyebabkan pemadaman listrik.

Ombak besar di danau juga menciptakan kondisi berbahaya bagi perahu kecil.

Badan tersebut juga menyoroti bahaya perilaku api ekstrem akibat kondisi cuaca kering saat ini.

Setiap api yang muncul kemungkinan akan menyebar dengan cepat, dan pembakaran di luar ruangan tidak disarankan.

Pejabat menekankan bahwa kombinasi elemen cuaca menciptakan ancaman langsung terhadap keselamatan publik.

>>> Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 29 Juni 2026, Berangkat dari Palur Mulai Pukul 05.00 WIB

Meteorolog NWS Sam Meltzer menjelaskan bahwa perubahan suhu mendadak ke lebih dingin berasal dari pola atmosfer tertentu.