>>> Manuver Politik Jokowi Buktikan Disertasi Hasto PDIP

Pengalaman serupa dirasakan Faruq dari tim Laskar Selasik Universitas Gadjah Mada. Ia mengaku sempat merasa gugup sebelum akhirnya memilih fokus menyampaikan substansi proposal yang telah disusun bersama tim.

Babak final dinilai oleh tiga panelis yang berasal dari latar belakang berbeda, yaitu Duta Bakti BCA Nicholas Saputra, entertainer sekaligus sociopreneur Cinta Laura Kiehl, serta ilmuwan dan wirausaha sosial Tri Mumpuni.

Kehadiran ketiganya diharapkan mampu memberikan penilaian yang komprehensif terhadap kualitas gagasan sekaligus potensi implementasinya di lapangan.

Cinta Laura Kiehl menilai keberhasilan program pengembangan desa tidak selalu bergantung pada banyaknya kegiatan yang dirancang.

Menurutnya, proposal yang sederhana namun realistis, berkelanjutan, dan mampu menyelesaikan persoalan secara bertahap justru memiliki peluang lebih besar memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat desa.

Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA, Hera F.

Haryn, mengatakan seluruh finalis memiliki potensi besar untuk menghasilkan program yang mampu memberikan dampak nyata bagi pengembangan desa wisata.

"Perubahan format final dirancang agar setiap peserta dapat mengeluarkan kemampuan terbaiknya sekaligus menunjukkan kesiapan dalam mengimplementasikan gagasan secara berkelanjutan di lokasi yang menjadi sasaran program," jelasnya.

Dari delapan tim finalis, empat tim terbaik akan memperoleh kesempatan merealisasikan proposalnya di empat desa wisata binaan Bakti BCA, yakni Desa Wisata Kreatif Terong di Kabupaten Belitung, Desa Wisata Situs Gunung Padang di Kabupaten Cianjur, Desa Wisata Patakbanteng di Kabupaten Wonosobo, dan Desa Wisata Kakaskasen Dua di Kota Tomohon.

>>> Roy Suryo Sebut Pisah Jadwal Sidang Bisa Paksa Jokowi Hadir Dua Kali

Melalui Genera-Z Berbakti 2026, Bakti BCA mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang tidak hanya berhenti sebagai gagasan kompetisi, tetapi juga dapat diwujudkan menjadi program nyata untuk memperkuat ekonomi lokal, meningkatkan kualitas desa wisata, dan membuka peluang usaha berkelanjutan bagi masyarakat.