Selama ini, banyak pemilik kucing mungkin salah dalam memanggil hewan kesayangannya.

Sebuah studi terbaru dari Prancis mengungkapkan bahwa kucing ternyata lebih cepat merespons jika dipanggil dengan kombinasi suara dan gerakan, bukan hanya suara saja.

>>> BLT Kesra Juli 2026: Belum Ada Pengumuman Resmi Pencairan

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Animal Cognition ini dilakukan oleh tim dari University Paris Nanterre.

Mereka mengamati perilaku kucing di sebuah kafe kucing yang ramai untuk mengetahui metode paling efektif dalam menarik perhatian kucing yang tidak dikenal.

Kombinasi Suara dan Gerakan Lebih Efektif

Dipimpin oleh Charlotte de Mouzon, seorang ahli interaksi manusia-kucing, tim peneliti menemukan bahwa kucing bereaksi lebih cepat ketika manusia menggunakan campuran suara dan isyarat tubuh.

Temuan ini menantang anggapan bahwa kucing acuh tak acuh terhadap manusia.

Menariknya, kucing bahkan merespons lebih cepat terhadap gerakan dibandingkan panggilan vokal saja.

Ini berarti panggilan klasik seperti 'pspsps' atau 'minou minou' mungkin bukan cara terbaik untuk menarik perhatian kucing.

>>> Cara Cek PIP Kemendikdasmen 2026 Online via HP, Mudah dan Cepat

Studi ini juga menyoroti perbedaan budaya dalam memanggil kucing. Di Prancis, suara 'pff pff' sering digunakan, sementara di negara lain lebih akrab dengan 'pspsps'.

Para peneliti berencana melakukan studi perbandingan internasional untuk mengetahui pengaruh budaya terhadap efektivitas panggilan.

Satu temuan menarik lainnya adalah ketika kucing diabaikan sepenuhnya oleh manusia, mereka mengibaskan ekor lebih sering—tanda stres atau ketidaknyamanan.

Hal ini menunjukkan bahwa kucing sangat sensitif terhadap lingkungan sosialnya, bahkan dengan orang asing.

Penelitian ini membuka cara baru untuk benar-benar terhubung dengan kucing.

>>> Sembunyikan Nama Aplikasi di Android 17, Layar Utama Jadi Lebih Lapang

Dengan memahami metode komunikasi yang mereka sukai, kita dapat meningkatkan interaksi dan memperkuat ikatan unik yang telah terjalin antara manusia dan kucing selama ribuan tahun.