Rektor UNY Jelaskan Polemik Pernyataan Warek soal Spanduk Aksi Mahasiswa
Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Prof. Dr. Sumaryanto, M.Kes., AIFO, memberikan penjelasan terkait polemik yang melibatkan Wakil Rektor Bidang Sumber Daya Manusia dan Hukum, Prof. Dr. Siswanto, M.Pd., usai perdebatan dengan mahasiswa dalam aksi unjuk rasa di lingkungan kampus. Peristiwa tersebut menjadi sorotan setelah rekaman videonya beredar luas di media sosial.
Dalam video yang diunggah akun Garda Biru UNY, Prof. Siswanto tampak menyebut spanduk yang dibawa massa aksi sebagai sesuatu yang "kotor" dan "sampah". Ucapan itu kemudian menuai kritik karena dinilai tidak mencerminkan sikap seorang pendidik.
Rektor Nilai Aksi Bertepatan dengan Momen Wisuda
Sumaryanto menjelaskan kelompok mahasiswa yang menggelar aksi telah beberapa kali menyampaikan aspirasi di lingkungan kampus. Menurutnya, demonstrasi pada 24 Juni 2026 berlangsung bersamaan dengan kegiatan wisuda sehingga memengaruhi suasana di sekitar gedung rektorat.
Ia mengatakan saat itu banyak wisudawan bersama keluarga mengabadikan momen kelulusan di area rektorat. Kehadiran aksi beserta berbagai spanduk dinilai membuat suasana menjadi kurang nyaman bagi para peserta wisuda.
>>> Keluar dari Gelembung Streaming dengan Aplikasi Radio Unik Ini
Mahasiswa Protes Sejumlah Kebijakan Kampus
Berdasarkan penjelasan Garda Biru UNY, aksi tersebut digelar sebagai bentuk penolakan terhadap sejumlah kebijakan yang tengah menjadi perhatian mahasiswa.
- Rencana pembangunan SPPG atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di lingkungan UNY.
- Penerapan kebijakan Triple Gate.
- Kebijakan tes kesehatan bagi mahasiswa baru.
Aliansi mahasiswa menyatakan semula berencana menggelar aksi teatrikal di tangga rektorat dan memasang spanduk di balkon. Namun, mereka mengaku tidak diperkenankan memasuki area tersebut sehingga spanduk hendak dibentangkan di selasar sebelum terjadi perdebatan dengan pihak kampus.
Update Terbaru
Kepmenko PMK Nomor 20 Tahun 2026 Jadi Pedoman Penataan Hulu DAS Ciliwung
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Vertu Alphafold: Ponsel Lipat Rp 110 Juta yang Sulit Dibedakan dari Pesaing
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Aplikasi Android Ini Mengajarkan Saya Navigasi Langit, Mengubah Cara Saya Melihat Malam
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Microsoft Tegaskan WSL 3 Tidak Pernah Ada, WSL Containers Segera Hadir di Windows 11
Minggu / 28-06-2026, 20:49 WIB
Joe Biden Sebut Trump 'Pecundang' di Balik Kolam Refleksi Gedung Putih
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Skenario Ronaldo vs Messi di Piala Dunia 2026: Final atau Perebutan Juara 3
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
X-59 NASA Berhasil Tembus Kecepatan Suara Tanpa Sonic Boom, Buka Jalan Penerbangan Supersonik Sipil
Minggu / 28-06-2026, 20:47 WIB
Aljazair vs Austria Imbang, Iran Terancam Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Nicola Peltz Hengkang dari Yayasan Anjing, Sempat Minta Dukungan Victoria Beckham
Minggu / 28-06-2026, 20:43 WIB
Ibu Lima Anak Sering Dikritik, Suami Dipuji Jadi 'Super Dad'
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Hasil MotoGP Belanda: Ogura Juara, Bezzecchi Crash
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Prabowo Bentuk Satgas Baru Berisi Guru Besar dan Akademisi, Ini Tugasnya
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Polisi Bebaskan 14 Massa Aksi Surabaya, 4 Orang Ditetapkan Tersangka
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB
Pabrik Jepang Batal Pindah ke Vietnam, PHK Massal Diredam hingga 2030
Minggu / 28-06-2026, 20:42 WIB






