Kemhan Beber Tujuan Calon Manajer Koperasi Merah Putih Wajib Latsarmil
Kementerian Pertahanan (Kemhan) mengungkapkan tujuan diwajibkannya latihan dasar militer (latsarmil) bagi calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia mengatakan latsarmil bertujuan menanamkan jiwa disiplin tinggi dan kemampuan bekerja di bawah tekanan.
>>> Fitur Unggulan Mitsubishi Destinator untuk Lawan Pesaing dari China
"Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," ujar Ketut di kantor Kemhan, Jakarta, Sabtu (27/6).
Menurut Ketut, para calon manajer nantinya akan mengelola perputaran uang rakyat melalui koperasi. Oleh karena itu, mereka wajib memiliki keterampilan tersebut.
Ia menambahkan bahwa jiwa kepemimpinan dan profesionalisme yang kuat akan menjadikan koperasi sebagai faktor penentu kuatnya perekonomian rakyat.
Ketut menegaskan bahwa penekanan latsarmil bukan pada kemampuan fisik, melainkan pada pembentukan mental, karakter, tanggung jawab, daya juang, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah.
>>> JAFF Market 2026 Kembali Digelar 28-30 November di Yogyakarta
Ia juga menjelaskan bahwa banyaknya kegiatan fisik dan pelatihan semi-militer dalam latsarmil tidak bertujuan menjadikan pengelola koperasi sebagai prajurit.
Terkait adanya peserta yang meninggal dunia selama latsarmil, Ketut mengaku akan melakukan evaluasi menyeluruh. Kemhan memastikan langkah pencegahan akan dilakukan agar materi pelatihan sesuai dengan kondisi masing-masing peserta.
Sebelumnya, latsarmil menuai sorotan setelah lima peserta meninggal dunia saat menjalani pelatihan di satuan pendidikan TNI.
>>> 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
Kelima peserta meninggal karena kondisi kesehatan yang berbeda, seperti heat stroke, tuberkulosis, dan henti jantung.
Update Terbaru
Kroasia Pastikan Tiket 32 Besar Piala Dunia 2026 Setelah Menang 2-1 atas Ghana
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Pariwisata Jadi Pilar Ekonomi Nasional, Danantara Dorong Ekosistem Terintegrasi
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Gagal di Piala Dunia 2026, Arab Saudi Incar Jorge Jesus sebagai Pelatih Baru
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Daftar Acara Trans TV Senin, 29 Juni 2026 Ada Film Bioskop, Brownies, Insert dan Pagi-Pagi Ambyar serta Link Nonton
Minggu / 28-06-2026, 11:32 WIB
Inggris Tundukkan Panama 2-0 dan Amankan Status Juara Grup L Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:30 WIB
Tiket Termurah Brasil vs Jepang di Piala Dunia 2026 Dijual Rp24 Juta
Minggu / 28-06-2026, 11:29 WIB
Evakuasi Ibu dan Bayi usai 3 Hari Terjebak Reruntuhan Gempa Venezuela
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Alarm Bahaya Portugal: Ronaldo dkk Tumpul di Dua Laga Fase Grup Piala Dunia 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Pertarungan Prabowo vs Gibran: 'Semua Bisa Dikorbankan Demi 2029'
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Kemenkes Tegaskan Regulasi Tembakau untuk Lindungi Kesehatan, Bukan Matikan Industri
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Toyota dan Mitsubishi Dongkrak Ekspor Otomotif Indonesia pada Mei 2026
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
Gibran Sadar Gerakannya Dibatasi Lingkaran Prabowo
Minggu / 28-06-2026, 11:28 WIB
FIFA Angkat Bicara soal Tuduhan Pemerkosaan Kapten Tanjung Verde
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB
Waktu Terbaik Gunakan Toilet Pesawat Menurut Pramugari
Minggu / 28-06-2026, 11:27 WIB






