>>> J.D. Vance Tetap Bersikukuh Pemilu 2020 Dicurangi, Bill Maher Kecewa

Namun, efektivitas program tersebut dinilai masih menghadapi kendala di lapangan.

in1

Menurut Eliza, salah satu hambatan berasal dari ukuran kemasan beras SPHP yang dinilai kurang sesuai dengan pola konsumsi rumah tangga berpendapatan menengah ke bawah.

“SPHP terkendala karena kemasannya 5 kilogram. Itu kurang terjangkau bagi menengah bawah.

Kelas menengah bawah beli beras itu 1-2 kilogram. Lima kilogram ini kan seperti premium,” katanya.

Di sisi lain, pemerintah memastikan kebijakan harga beras SPHP tidak mengalami perubahan.

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) yang juga Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan harga eceran tertinggi (HET) beras SPHP tetap dipertahankan sebagai instrumen untuk menjaga stabilitas harga pangan.

“Ada namanya SPHP. Itu beras yang untuk penyeimbang kalau ada yang mau menaikkan harga.

Nah SPHP, kita tidak naikkan. Tetap harganya seperti sekarang.

>>> North West Tampil dengan Piercing Bibir Baru di Paris Fashion Week

(Kualitasnya) ini premium. Jadi sekarang kualitasnya bagus karena pupuknya bagus, tepat waktu, tepat volume, dan airnya bagus,” ujar Amran.