JLR Bisa Saingi Ford Bronco dengan Defender Berbasis Stellantis yang Lebih Sederhana
Jaguar Land Rover (JLR) telah menandatangani kesepakatan dengan Stellantis untuk memproduksi kendaraan bermerek Defender di pabrik Stellantis di Amerika Serikat.
Langkah ini diambil untuk menghindari tarif impor dan lebih mendekatkan produk dengan keinginan konsumen AS.
>>> Daihatsu Hijet DeckVan 1998: Van Sekaligus Pikap Kecil dengan Harga $12.950
Kesepakatan yang diumumkan pada Mei lalu ini membuka peluang bagi JLR untuk mengembangkan varian Defender baru menggunakan teknologi Stellantis.
Para eksekutif JLR mengatakan kepada investor bahwa produk masa depan ini dapat membantu perusahaan "memasuki segmen yang berdekatan" yang saat ini belum mereka masuki.
Defender yang Lebih Sederhana untuk Pasar AS
Salah satu teori yang berkembang adalah JLR akan meluncurkan Defender yang lebih sederhana dan tangguh, langsung bersaing dengan Ford Bronco dan Ineos Grenadier.
Stellantis memiliki platform body-on-frame, keahlian off-road, dan portofolio SUV tangguh yang bisa menjadi basis pengembangan.
Defender yang lebih terjangkau dapat menarik pelanggan yang saat ini mempertimbangkan Bronco, Jeep Wrangler, atau Grenadier.
Varian pikap juga menjadi kemungkinan, mengingat Defender saat ini tidak menawarkan versi tersebut.
>>> Lada Iskra SW Dilengkapi Manual 6 Percepatan, Harga Mulai Rp 315 Juta
Namun, presentasi investor JLR juga menekankan konsentrasi kekayaan yang luar biasa di AS.
CEO PB Balaji menyoroti banyaknya "jutawan dan miliarder" di negara itu, dan menilai JLR baru menyentuh permukaan potensi pasarnya.
Alternatif lain, JLR bisa menggunakan basis Ram Ramcharger SUV yang akan datang untuk membuat Defender yang lebih besar, lebih tangguh, dan ultra-premium.
Model seperti itu akan cocok untuk pembeli kaya AS, dengan harga enam digit, kemampuan V8, dan gaya khas Defender.
Apapun bentuknya, Amerika Serikat menjadi pusat strategi JLR.
>>> Mercedes-AMG C-Class Electric Siap Tantang BMW M3 EV
Amerika Utara saat ini menyumbang sekitar 28 persen penjualan global JLR, dan perusahaan ingin meningkatkan penjualan di sana hingga setara dengan total penjualan globalnya yang lebih dari 350.000 unit per tahun.
Update Terbaru
Kapten Iran Mehdi Taremi Keras Kritik FIFA: Infantino Omong Kosong
Minggu / 28-06-2026, 00:50 WIB
Video Pemain Hampir Baku Pukul di Latihan, Pelatih Panama: Itu Normal
Minggu / 28-06-2026, 00:49 WIB
Agents of the Four Seasons Rilis Ilustrasi Hinagiku dan Rosei
Minggu / 28-06-2026, 00:37 WIB
Bartosz Sztybor Bicara soal Cyberpunk: Edgerunners, Kolaborasi dengan Studio Trigger, dan Akhir Bahagia
Minggu / 28-06-2026, 00:37 WIB
Formasi Aneh di Australia Ternyata Buatan Manusia, Bukan Alam
Minggu / 28-06-2026, 00:37 WIB
7 Game Penghasil Uang Terpercaya 2026, Saldo DANA Gratis Bisa Cair
Minggu / 28-06-2026, 00:29 WIB
Cara Aktifkan Kembali NIK Bansos PKH dan BPNT yang Terblokir di 2026
Minggu / 28-06-2026, 00:28 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 8: Inovasi Baru dengan Harga Lebih Terjangkau
Minggu / 28-06-2026, 00:22 WIB
Pencurian Taksi di Santee Berakhir dengan Penangkapan di Mission Valley
Minggu / 28-06-2026, 00:21 WIB
Pengemudi Divonis 3 Tahun Penjara karena Tabrak Lari Tewaskan Bocah, Picu Bentrok Politik
Minggu / 28-06-2026, 00:21 WIB
BEI: 8 Calon Emiten Siap IPO, Mayoritas Beraset Besar
Minggu / 28-06-2026, 00:14 WIB
Republik Seafood Buka Cabang di Gading Serpong, Datangkan 2 Ton Rahang Tuna dari Papua
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
CBP Disinyalir Menumpuk, Pengamat Sebut Dilema Distribusi Bulog
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB
OpenAI Tunda IPO hingga 2027, Anthropic Berpeluang Salip Lebih Dulu
Minggu / 28-06-2026, 00:12 WIB






