Dompet Dhuafa terus berkomitmen mendukung pendidikan anak yatim melalui pendampingan yang berkelanjutan.

Lembaga filantropi ini baru saja mengunjungi Syua dan Sanum, dua anak yatim asal Kabupaten Tangerang yang kehilangan kedua orang tuanya akibat kecelakaan lalu lintas.

in1

>>> Trump Ancam Tarif 100% bagi Negara yang Terapkan Pajak Digital untuk Raksasa Teknologi AS

Syua yang akan naik ke kelas II SD dan Sanum yang akan memasuki jenjang SD kini tinggal bersama neneknya di Panongan, Kabupaten Tangerang.

Orang tua mereka, Edih dan Ridanti Amalia, meninggal dunia saat mengantarkan pesanan daring setelah tertabrak taksi di Gading Serpong.

Pendampingan Berkelanjutan untuk Anak Yatim

Ketua Pengurus Yayasan Dompet Dhuafa Ahmad Juwaini menegaskan bahwa anak yatim membutuhkan dukungan berkelanjutan, bukan sekadar bantuan sesaat.

"Mereka membutuhkan dukungan berkelanjutan agar tetap dapat mengakses pendidikan, mendapatkan kebutuhan hidup yang layak, serta tumbuh menjadi generasi yang kuat dan berdaya," ujarnya.

Kunjungan tersebut bertujuan memastikan kebutuhan dasar kedua anak terpenuhi dan memberikan pendampingan agar mereka dapat melanjutkan pendidikan di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.

>>> The Bear Beri Penghormatan untuk Rob Reiner dengan Kutipan Film Ikonik

Sebelum musibah, Edih bekerja sebagai kurir pengantaran daring untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Dompet Dhuafa menyatakan pendampingan tidak hanya fokus pada bantuan pendidikan, tetapi juga mencakup aspek kesehatan, sosial, dan penguatan ekonomi keluarga wali pengasuh.

Melalui Program BesTeam, lembaga ini memberikan dukungan pendidikan, pengembangan keterampilan dan bakat, kesehatan, serta pemberdayaan sosial ekonomi.

Selain itu, Dompet Dhuafa menjalankan program bantuan usaha bagi keluarga anak yatim untuk memperkuat ketahanan ekonomi rumah tangga.

Ahmad Juwaini menambahkan bahwa keberlanjutan pendidikan menjadi faktor penting untuk memutus rantai kemiskinan pada keluarga rentan.

>>> AS Hancurkan Gudang Rudal dan Drone Iran, Video Dirilis

Dukungan masyarakat diperlukan agar anak-anak yang kehilangan orang tua tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan yang layak.