Presiden Donald Trump melontarkan kritik pedas terhadap mantan penasihat keamanan nasionalnya, John Bolton, setelah Bolton mengaku bersalah atas penanganan dokumen rahasia.

Dalam unggahan di Truth Social pada Jumat malam, Trump menyebut Bolton sebagai "mantan perwakilan Amerika Serikat yang sangat bodoh, tidak seimbang, dan tidak terampil."

in1

>>> Perbatasan Israel-Lebanon Tenang Usai Kesepakatan Damai

Trump melanjutkan, "Dia adalah orang yang mengerikan, orang gila yang hanya ingin memulai masalah dan perang, dan merupakan pendorong kematian dan kehancuran yang tidak perlu ke mana pun dia pergi."

Bolton mengaku bersalah pada hari Jumat karena dengan sengaja menyimpan informasi pertahanan nasional.

Ia diduga menggunakan akun pribadi untuk mengirim informasi rahasia kepada anggota keluarga yang tidak berwenang mengakses informasi tersebut.

Bolton kini menunggu vonis. Trump menginginkan kasus ini ditangani dengan keras.

>>> Pramono: Grand Hyatt hingga Kempinski Bakal Terhubung di Bawah Tanah

Bolton menghadapi hukuman maksimal 60 bulan penjara dan telah diperintahkan membayar denda sebesar $2,25 juta.

Ia dan keluarganya juga dilarang menerima anuitas atau pensiun federal.

Pengacara Bolton angkat bicara setelah pengakuan bersalah kliennya, mengatakan bahwa Bolton menunjukkan sifat "pemimpin sejati" dengan bertanggung jawab atas tindakannya.

>>> Prediksi Kolombia vs Portugal di Piala Dunia 2026: Siapa Juara Grup K?

Pengacara itu juga melontarkan sindiran terhadap Trump, mengatakan, "Duta Besar Bolton, yang pelanggarannya hanya menyimpan buku harian yang berisi informasi rahasia, mencatat untuk melestarikan sejarah, tetapi Donald Trump menyimpan rahasia untuk melayani dirinya sendiri."