PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) resmi mencatatkan sahamnya di Main Board The Stock Exchange of Hong Kong Limited (HKEX) melalui skema Hong Kong Depositary Receipts (HDR).

HDR Merdeka Gold Resources mulai diperdagangkan pada Jumat dengan kode saham 6228.

in1

>>> Bintang Game of Thrones Akui Percaya Dirasuki Setan hingga Dirawat di RSJ

Instrumen tersebut dibuka pada harga HK$26,60 per HDR dengan satuan perdagangan 100 HDR per lot.

Pencatatan ini menjadi pencapaian penting karena merupakan dual listing pertama perusahaan Indonesia di Bursa Hong Kong, sekaligus pencatatan HDR pertama di Hong Kong dalam lebih dari satu dekade.

Selain itu, ini juga menjadi dual listing pertama emiten Indonesia di bursa luar negeri dalam lebih dari 20 tahun.

Presiden Direktur PT Merdeka Gold Resources Tbk, Boyke Poerbaya Abidin, mengatakan pencatatan tersebut menjadi langkah strategis untuk memperluas akses perusahaan ke investor global.

"Keberhasilan pencatatan di HKEX menjadi tonggak penting bagi Merdeka Gold Resources sekaligus memperkuat kehadiran Indonesia di pasar modal global.

Transaksi ini juga membuka akses yang lebih luas bagi investor internasional untuk memperoleh eksposur terhadap salah satu aset pertumbuhan emas paling signifikan di Indonesia," ujar Boyke dalam keterangannya.

Menurutnya, dual listing tersebut diyakini akan memperluas basis investor, meningkatkan visibilitas perusahaan di tingkat global, sekaligus mendukung fase pertumbuhan berikutnya, terutama dalam pengembangan Tambang Emas Pani.

Apa Itu HDR?

HDR merupakan efek yang diperdagangkan di Bursa Hong Kong dan merepresentasikan kepemilikan manfaat atas saham yang telah tercatat di bursa lain.

Dalam kasus Merdeka Gold Resources, setiap HDR mewakili saham biasa Perseroan yang telah diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia (BEI).