Supergirl menjadi film kedua dalam jagat DCU arahan James Gunn dan Peter Safran setelah Superman (2025).

Karakter Kara Zor-El telah menjadi pilar penting dalam semesta komik pahlawan super selama puluhan tahun.

in1

>>> Link Live Streaming Selandia Baru vs Belgia di Piala Dunia 2026

Perjalanan pahlawan perempuan dari planet Krypton ini menyimpan kompleksitas kisah asal-usul yang penuh tantangan besar, baik secara naratif maupun dalam evolusinya melintasi berbagai era media.

Awal Mula di Komik

Kara Zor-El pertama kali muncul dalam komik Action Comics #252 pada 1959.

Dalam cerita delapan halaman, Superman menyelidiki roket yang jatuh ke Bumi dan menemukan seorang gadis remaja berkostum mirip dirinya.

Gadis itu memperkenalkan diri sebagai Kara Zor-El dari Krypton. Ia menjelaskan bahwa saat Krypton meledak, sebagian planet bertahan dan sekelompok pengungsi membangun koloni di sana.

Kara lahir di koloni tersebut bertahun-tahun kemudian, sehingga ia menjadi warga Krypton yang jauh lebih muda dari Superman.

Tantangan besar pertama dimulai ketika pemukiman Kara terancam hancur. Ayahnya menggunakan lapisan timah untuk melindungi koloni dari racun Kryptonite, namun hujan meteor meremukkan pelindung tersebut.

Dalam situasi mendesak, Kara dikirim ke Bumi oleh orang tuanya. Mereka mendandaninya dengan kostum serupa Superman agar ia mudah diterima sesama penyintas Krypton.

Menariknya, Kara dan Kal-El awalnya tidak menyadari hubungan darah mereka hingga kemudian mencocokkan silsilah keluarga dan menyadari bahwa mereka adalah sepupu.

Superman menempatkan Kara di Panti Asuhan Midvale dengan nama samaran Linda Lee, dan memintanya merahasiakan eksistensinya demi keamanan.

Meskipun beberapa elemen cerita awal 1959 dinilai kurang relevan dengan sudut pandang modern, komik tersebut berhasil mengunci elemen inti yang terus dikembangkan.