Aksi dua anak kos yang memungut sayur sisa pasar viral di media sosial. Mereka membagikan momen berburu sayuran di pasar tradisional.

Dalam unggahan di Instagram @sagara_sagara. aja, mereka terlihat teliti memilah sayuran yang masih layak konsumsi.

in1

>>> 6 Sayuran Tinggi Purin Pemicu Asam Urat yang Sering Dikonsumsi Warga RI

Hasilnya, mereka mendapat stok kembang kol, cabai, selada, dan terung ungu.

Video tersebut telah ditonton lebih dari 1,3 juta kali. Warganet pun ramai berkomentar, ada yang tertarik ikut serta dan ada yang mengaku malu melakukannya sendirian.

Kisah di Balik Aksi Mulung Sayur

Hapiandi Sagara, mahasiswa 21 tahun yang akrab disapa Fandi, adalah salah satu pelaku. Ia mengaku ide memungut sayur muncul karena kondisi keuangan yang kritis.

Fandi biasa mendatangi Pasar Bawah Bukittinggi, Aur Kuning, dan Pasar Padang Luar. Ia mencari sawi, wortel, lobak, kembang kol, terong, tomat, dan cabai.

>>> Purbaya Bantah Restitusi Pajak Ditahan, Curiga Ada Oknum 'Main'

“Senang tapi ada sedikit agak kecewa. Contohnya sayuran yang masih layak dan bagus dibuang begitu saja,” ungkap Fandi saat diwawancarai Wolipop.

Ia mengatakan aksi ini bukan sekadar konten, melainkan penyelamat di tengah keuangan yang sulit.

“Kemarin mungutnya itu memang nggak ada uang lagi, uangnya hanya cukup untuk beli tahu dan minyak,” jelasnya.

>>> Tanggal Masuk Sekolah Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Catat Jadwalnya

Berkat sayuran sisa pasar, Fandi bisa mengamankan stok makanan untuk beberapa hari. “Kadang bisa tiga hari untuk sayuran, tapi kalau cabe hanya dua hari,” pungkasnya.