Indeks panas di Bangkok, Thailand, mencapai 51,9 derajat Celsius pada Jumat (26/6/2026). Angka ini masuk dalam kategori 'Danger' atau bahaya menurut pemerintah setempat.

Departemen Lingkungan Hidup dan Departemen Meteorologi Thailand melaporkan bahwa suhu yang dirasakan tubuh tersebut sangat tinggi. Otoritas memperingatkan warga akan risiko sengatan panas.

in1

>>> Empat Duel di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Masyarakat disarankan mengurangi aktivitas di luar ruangan antara pukul 11.00 hingga 15.00. Indeks panas dihitung dari suhu udara dan kelembapan relatif.

Kelembapan tinggi mengurangi kemampuan tubuh berkeringat, sehingga meningkatkan persepsi panas dan risiko penyakit terkait udara panas.

Kategori Indeks Panas dan Kelompok Rentan

Pemerintah Thailand mengkategorikan indeks panas ke dalam empat tingkat. Indeks 33-51,9 derajat Celsius masuk 'Bahaya', sedangkan di atas 52 derajat Celsius 'Sangat Berbahaya'.

>>> Luhut Buka Suara soal Pemerintah Tak Usut Sumber Dana Patriot Bond

Delapan kelompok rentan yang perlu perawatan khusus telah diidentifikasi.

Mereka adalah anak kecil usia 0-5 tahun, lansia di atas 60 tahun, wanita hamil, pasien dengan kondisi khusus, individu obesitas, peminum alkohol, pekerja luar ruangan, olahragawan luar ruangan, dan wisatawan.

>>> Kartel Narkoba Segitiga Emas: Tak Ada Matinya di Asia Tenggara

Laporan cuaca terbaru per 25 Juni menunjukkan Bangkok telah memasuki zona merah. Pihak berwenang terus memantau situasi dan mengimbau kewaspadaan.