Sebanyak 3 juta penerima bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dikabarkan dicoret dari daftar salur tahun 2026.

Pencoretan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat. Banyak yang ingin mengetahui penyebab dan cara mengecek status kepesertaan mereka.

in1

>>> 8 Julukan Unik Timnas Peserta Piala Dunia 2026, dari Elang Hijau hingga Para Firaun

Penyebab Pencoretan Bansos

Beberapa faktor dapat menyebabkan seorang penerima dicoret. Di antaranya adalah data yang tidak valid, perubahan status ekonomi, atau tidak memenuhi kriteria sebagai penerima manfaat.

Pemerintah secara berkala melakukan verifikasi dan validasi data. Tujuannya agar bansos tepat sasaran kepada keluarga yang benar-benar membutuhkan.

Cara Cek Status Kepesertaan

Masyarakat dapat mengecek status kepesertaan bansos secara online. Caranya melalui situs resmi Kementerian Sosial atau aplikasi Cek Bansos.

Langkah pertama, buka laman cekbansos. kemensos.

go. id.

>>> Disdik Sulsel Dukung Kantin Sekolah Kelola Program MBG

Masukkan data wilayah sesuai KTP, seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan.

Kemudian, ketik nama lengkap sesuai KTP. Masukkan kode captcha yang muncul, lalu klik 'CARI DATA'.

Sistem akan menampilkan status penerima manfaat.

Jika nama tidak muncul, kemungkinan sudah tidak terdaftar sebagai penerima bansos. Alternatif lain, hubungi pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat.

>>> Contoh Proposal Kegiatan MPLS Siswa Baru 2026 dan Cara Membuatnya

Pastikan data kependudukan selalu diperbarui. Kesalahan data seperti alamat atau nama dapat menyebabkan pencoretan dari daftar penerima.