Sudiyatno juga mengulas Masjid Jogokariyan yang terkenal dengan manajemen berbasis data. "Mereka punya data yang akurat tentang jamaah.

Melalui data tersebut, takmir bisa mengidentifikasi secara pasti apa kebutuhan warga dan tindakan yang harus segera dilakukan," jelasnya.

in1

Benni Setiawan, anggota tim pengabdi lainnya, membagikan kisah inspiratif dari Masjid Al-Falah Sragen di bawah pimpinan Ustadz Kusnadi.

Masjid ini berani menerapkan strategi keuangan "saldo minus" demi memaksimalkan pelayanan umat. Saat saldo dilaporkan minus, antusiasme jamaah untuk bersedekah justru meningkat.

Salah satu trik manajemennya adalah mengganti kotak infak lama yang kecil dan kusam dengan kotak infak berdesain bagus dan berlubang besar, sehingga memudahkan jamaah berinfak dalam jumlah besar.

Momentum Kebangkitan Bersama

Pelatihan ini diharapkan menjadi momentum bagi para takmir di Kecamatan Jatinom untuk bangkit bersama.

>>> PELNI Mulai Proses Pengadaan Tiga Kapal Baru, Nilai Investasi Capai Rp4,5 Triliun

Melalui tata kelola yang transparan, inovatif, dan berbasis kebutuhan riil warga, ekosistem masjid diharapkan mampu menjadi solusi nyata bagi kesejahteraan umat.