Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Negeri Yogyakarta (FISIP UNY) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk "Pendampingan Pengembangan Perangkat Pembelajaran PAI Berbasis Proyek bagi Guru MGMP PAI SMA DIY".

Acara berlangsung di Ruang Audio Visual SMA UII Yogyakarta dan diikuti oleh guru-guru PAI tingkat SMA yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) PAI Daerah Istimewa Yogyakarta.

in1

>>> Kenapa Baterai Smartwatch Cepat Habis? Ini 5 Cara Menghematnya agar Tahan Lama

Kegiatan ini dipimpin oleh Dr. Hamdhan Djainudin, M. Pd.

, bersama anggota tim Ahmad Muzakkil Anam, M. Pd.

I. Para guru mendapat pendampingan intensif mengenai pengembangan perangkat pembelajaran berbasis proyek atau Project Based Learning (PjBL).

PjBL sebagai Jembatan Materi dengan Kebutuhan Nyata

Dalam pemaparannya, Hamdhan menegaskan bahwa pembelajaran berbasis proyek dapat menjadi jembatan antara materi pelajaran dengan kebutuhan nyata siswa.

"Pendekatan ini memberikan ruang bagi siswa untuk terlibat aktif dalam proses belajar melalui identifikasi masalah, pencarian solusi, serta pelaksanaan proyek yang kontekstual dengan kehidupan sehari-hari," jelas Hamdhan.

Peserta juga diajak memahami pentingnya keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan kemandirian belajar.

Menurutnya, pembelajaran PAI tidak cukup hanya berorientasi pada penguasaan konsep, tetapi harus mampu membangun kepedulian serta kemampuan siswa menghadapi persoalan kehidupan nyata.

>>> Banten Genjot Regenerasi Petani dengan Pertanian Modern

Berbagai contoh implementasi PjBL dalam pembelajaran PAI turut dibahas.

Guru didorong untuk mengangkat isu-isu yang dekat dengan lingkungan peserta didik sehingga materi agama dapat dipahami sekaligus dipraktikkan dalam keseharian.

Diskusi berlangsung aktif, dengan peserta berbagi pengalaman dan tantangan penerapan PjBL di sekolah masing-masing.

Forum ini juga menyinggung pemanfaatan teknologi digital dan kecerdasan buatan sebagai alat bantu pembelajaran.

Hal ini diharapkan dapat membuat proses belajar lebih efektif, inovatif, dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Program Studi PAI UNY berharap guru MGMP PAI SMA DIY mampu mengembangkan perangkat pembelajaran yang inovatif, kontekstual, dan berpusat pada peserta didik.

>>> Pratinjau Ekuador vs Curacao: Berebut Poin Pertama di Grup E

"Kegiatan ini menjadi wujud komitmen Prodi PAI UNY dalam mendukung peningkatan kompetensi guru serta penguatan kualitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah," pungkas Hamdhan.