>>> USGS Prediksi Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Capai 100 Ribu Orang

Akselerator Dragonfly AI300 adalah platform inferensi AI tingkat rack generasi ketiga yang kompatibel dengan UALink dan Ethernet untuk Scale-Up Networking (ESUN).

in1

Platform ini dirancang untuk inferensi model bahasa besar (LLM) dan multimodal, dengan keunggulan performa-per-watt 4x hingga 8x dibandingkan arsitektur GPU yang ada.

Sampling komersial diharapkan pada tahun 2028.

Qualcomm juga mengungkapkan bisnis silikon khusus end-to-end untuk merancang dan memproduksi chip sesuai kebutuhan beban kerja infrastruktur cloud tertentu.

Inisiatif ini memanfaatkan portofolio IP dan jalur pengemasan yang ada untuk mengelola risiko eksekusi dari desain awal hingga produksi volume tinggi.

Mendukung infrastruktur ini adalah portofolio konektivitas optik dan tembaga baru yang mampu menangani jaringan 800G dan 1.6T, dari tautan jarak pendek intra-pusat data hingga jangkauan kampus sejauh 20 kilometer.

Tumpukan jaringan menggunakan teknologi SerDes, PAM4, dan coherent-lite DSP internal Qualcomm untuk menjaga integritas sinyal di lingkungan yang terdistribusi.

Kemitraan dengan Meta dan Dukungan Ekosistem

Qualcomm menjalin kolaborasi multi-tahun dengan Meta sebagai pemasok silikon untuk CPU pusat data Meta. Dragonfly C1000 akan digunakan untuk sebagian armada server skala-out generasi berikutnya milik Meta.

Selain Meta, Qualcomm mencatat dukungan ekosistem dari lebih dari 35 mitra teknologi, termasuk Supermicro, Lenovo, GIGABYTE, Foxconn, Arista, Quanta, Samsung SDS, Micron, SK hynix, Nanya Technology, Microchip Technology, Advantest, Teradyne, dan UMC.

Qualcomm menyatakan komitmennya untuk siklus tahunan pada peta jalan pusat data, dengan fokus pada peningkatan metrik eksekusi inferensi AI, efisiensi energi, dan pengurangan total biaya kepemilikan.

>>> Harga Emas Antam Stabil di Rp2,655 Juta, Buyback Turun Rp52 Ribu

Cristiano Amon, Presiden dan CEO Qualcomm, mengatakan bahwa AI agen mendorong peningkatan permintaan inferensi AI di pusat data, dan Qualcomm siap menghadirkan komputasi berperforma tinggi dan berdaya rendah ke pusat data.