Polisi Pantau Medsos, Cari Korban Lain Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan
Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menduga Taufik Hidayat (30), pelaku penyekapan dan penganiayaan terhadap perempuan berinisial YTR (29), tidak hanya memiliki satu korban.
Polda Jabar membuka peluang adanya korban lain dan mengimbau masyarakat yang merasa pernah menjadi korban untuk segera melapor.
>>> LPS Targetkan 2 Juta Penduduk Buka Rekening Baru Tiap Tahun
Kepala Bidang Humas Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan pihaknya telah memantau sejumlah unggahan di media sosial dari pihak-pihak yang mengaku pernah menjadi korban tersangka.
"Kami menerima unggahan di media sosial dari pihak yang mengaku sebagai korban.
Kami membuka ruang bagi siapa pun yang merasa menjadi korban untuk melapor," kata Hendra di Bandung, Rabu.
Meski demikian, Hendra menegaskan hingga saat ini penyidik belum menerima laporan resmi terkait dugaan adanya korban lain dalam kasus tersebut.
"Secara fakta, sampai saat ini belum ada laporan yang masuk kepada kami," ujarnya.
>>> Video: Tersangka Jepit Trooper Nevada ke Mobil Pemadam Sebelum Penembakan Polisi
Polda Jabar meminta masyarakat yang memiliki informasi atau merasa pernah menjadi korban untuk menyampaikan laporan melalui Direktorat Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (PPA PPO) Polda Jabar maupun layanan darurat 110.
Motif Masih Didalami
Selain menelusuri kemungkinan adanya korban lain, penyidik juga masih mendalami motif yang melatarbelakangi dugaan penyekapan dan penganiayaan terhadap YTR.
Hendra mengatakan penyidik belum dapat menyimpulkan motif tersangka karena proses pemeriksaan masih berlangsung dan alat bukti terus dikumpulkan.
"Penyidik masih melengkapi alat bukti dan keterangan saksi untuk mengungkap secara menyeluruh rangkaian tindak pidana yang diduga dilakukan tersangka," katanya.
Polda Jabar memastikan penanganan perkara dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
>>> Trooper Sergio Romero Tewas dalam Kecelakaan dengan Trailer
Kepolisian juga menyatakan akan menyampaikan perkembangan penyidikan kepada publik setelah seluruh fakta dan bukti yang diperlukan berhasil diverifikasi.
Update Terbaru
21 Startup RI Bertemu Investor, ITB Dorong Hilirisasi Riset Jadi Bisnis
Kamis / 25-06-2026, 00:35 WIB
Pendapatan Pertamina Tembus Rp1.169 Triliun Sepanjang 2025
Kamis / 25-06-2026, 00:35 WIB
Trump Sebut Masyarakat Ditipu, Harga Bensin Tak Turun Sebanding Harga Minyak
Kamis / 25-06-2026, 00:35 WIB
Prabowo: Dukung Pemerintah Seperti Suporter Sepak Bola, Koreksi Setelah Selesai
Kamis / 25-06-2026, 00:35 WIB
BLTN Luncurkan Summaries, Fitur Briefing Tertarget untuk Aplikasi Intelijen
Kamis / 25-06-2026, 00:34 WIB
New York Dorong Teknologi Pemblokir Senjata pada Printer 3D
Kamis / 25-06-2026, 00:30 WIB
Antonela Roccuzzo Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-39 untuk Lionel Messi: 'Kami Punya Segalanya Karena Kamu'
Kamis / 25-06-2026, 00:30 WIB
Bentrok Bersenjata di Muara Lakitan Akibat Sengketa Pengawalan Truk CPO
Kamis / 25-06-2026, 00:30 WIB
Panduan Akses 5 Skema Bansos 2026 untuk Lansia Pengganti Program Lama
Kamis / 25-06-2026, 00:09 WIB
Desainer Karakter Oshi no Ko Buat Ilustrasi Spesial Rayakan 1 Juta Pengikut di X
Kamis / 25-06-2026, 00:07 WIB
Pameran Perdana Re:ZERO Rilis Visual Baru Sambut 10 Tahun Anime
Kamis / 25-06-2026, 00:07 WIB
Ford Mustang 1966 Diubah Jadi Limusin Delapan Kursi dengan Pintu Belakang dari Pintu Depan
Kamis / 25-06-2026, 00:07 WIB
Tanggal Rilis Galaxy Z Fold 8, Fold 8 Ultra, dan Flip 8 Bocor
Kamis / 25-06-2026, 00:06 WIB
Bocoran Kotak Retail Galaxy A27 Ungkap Warna, Harga, dan Spesifikasi
Kamis / 25-06-2026, 00:05 WIB






