Poin-Poin Klarifikasi yang Disampaikan

  • Menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat, khususnya warga Bali.
  • Mengakui video yang beredar merupakan dokumentasi pribadi miliknya.
  • Menyatakan penyesalan atas kegaduhan yang timbul akibat penyebaran video tersebut.
  • Menegaskan tidak ada keterlibatan pihak lain dalam pembuatan konten yang dimaksud.
  • Meminta masyarakat menghentikan penyebaran dan pengunduhan ulang video tersebut.

Melalui pernyataannya, ia berharap peredaran konten tersebut tidak berlanjut dan tidak menimbulkan dampak yang lebih luas.

Waspadai Tautan Palsu yang Mengatasnamakan Video Viral

Meningkatnya rasa ingin tahu publik turut dimanfaatkan oleh pihak tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berbagai tautan yang diklaim berisi video terkait. Kondisi ini berpotensi menimbulkan ancaman keamanan digital bagi pengguna internet.

  • Link palsu dapat digunakan untuk mencuri data pribadi dan kata sandi.
  • Tautan tertentu berisiko mengunduh malware ke perangkat pengguna.
  • Penyebaran ulang konten bermuatan asusila dapat menimbulkan konsekuensi hukum sesuai ketentuan yang berlaku.
in1

Masyarakat diimbau untuk lebih berhati-hati saat menerima tautan yang beredar di media sosial maupun aplikasi percakapan. Selain menjaga keamanan data pribadi, pengguna internet juga perlu menghormati privasi pihak yang terkait dalam suatu peristiwa viral.