"Mengalami pembusukan dan ada cairan yang keluar," kata Gani.

>>> FIFA Ingin Ubah Aturan Adu Penalti di Piala Dunia 2026

in1

Hingga berita ini ditulis, identitas korban serta penyebab kematiannya masih dalam penyelidikan aparat. Kepolisian belum memberikan keterangan resmi terkait motif maupun kronologi lengkap peristiwa tersebut.

Mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan oleh sejumlah driver taksi online yang mangkal di Bandara Juanda, Rabu siang.

Mereka curiga karena mobil tersebut meneteskan cairan tak lazim di bagian bawahnya.

"Tadi jam 11.30 WIB, teman-teman grab itu kan mangkal di sini, ada salah satu teman itu lihat ada mobil yang keluarkan cairan gak normal, kayak solar atau air radiator," kata saksi Bagus Tri ditemui di lokasi.

Saat dilihat dari kaca jendela, saksi melihat di dalam mobil terdapat seorang perempuan yang diduga sudah tak bernyawa.

Korban dalam posisi duduk bersandar di kursi depan sebelah kiri.

Bagus menuturkan, kondisi jenazah terlihat bengkak, mengenakan baju kuning dan berjilbab. Perut perempuan tersebut juga tampak membesar.

"Teman saya yang lihat langsung teriak, dan teman-teman yang lain lari terus pas ngelihat ternyata ada orangnya, di sebelah kiri depan, sebelah sopir, duduk tiduran, kondisinya bengkak, perempuan berjilbab pakai baju kuning," ucapnya.

Para sopir taksi online yang menemukan jenazah itu langsung memanggil petugas keamanan bandara.

Bagus mengaku tidak tahu persis sejak kapan mobil itu terparkir di area Bandara Juanda. Namun informasi dari kawannya, kendaraan itu sudah ada di sana selama empat hari.

"Awalnya enggak notice blas. Baru-baru pagi tadi.

Baru pagi tadi. Tapi teman ada yang bilang kemungkinan sudah empat harian," ucapnya.

General Manager Bandara Internasional Juanda Muhammad Tohir mengatakan pihaknya mendukung investigasi aparat penegak hukum atas temuan jasad wanita dalam mobil terparkir di area parkir Terminal 1 Bandara Juanda.

>>> Cara Cek Penerima BPNT Juni 2026 via Aplikasi dan Website Resmi Kemensos

"Manajemen Bandara Juanda mendukung penuh proses investigasi yang dilakukan pihak berwajib," demikian keterangannya.