FIFA berencana mengubah aturan adu penalti di Piala Dunia 2026 secara mendadak. Perubahan ini berkaitan dengan mekanisme undian koin sebelum babak tos-tosan.

Saat ini, undian koin dilakukan dua kali: satu untuk menentukan tim yang menendang lebih dulu, satu lagi untuk memilih sisi gawang.

in1

>>> Cara Cek Penerima BPNT Juni 2026 via Aplikasi dan Website Resmi Kemensos

FIFA mengusulkan agar kapten hanya memilih salah satu, bukan keduanya.

Usulan ini disampaikan FIFA kepada IFAB, badan pengatur regulasi sepak bola. Tujuannya agar proses lebih efisien dan menghindari kerugian ganda bagi tim yang kalah undian.

Belum ada pernyataan resmi mengenai alasan di balik perubahan ini. Piala Dunia 2026 sendiri sudah berjalan lebih dari sepekan.

>>> KPK Lelang Ducati Scrambler Noel dan Aset Mewah Lain Kasus Kemnaker

Babak adu penalti baru akan digelar di fase gugur. IFAB kemungkinan merilis aturan baru saat babak 32 besar mulai pekan depan.

Menurut laporan Sports Illustrated, FIFA memiliki kekuatan untuk menekan IFAB agar menerima usulan sebelum fase gugur. Namun, perubahan ini dinilai minim urgensi.

Sebuah penelitian terhadap 7.000 adu penalti dan 74 ribu tendangan menunjukkan tidak ada bukti bahwa tim penendang pertama memiliki peluang menang lebih besar.

>>> Madonna, Charlie XCX, dan Connor Storrie Nongkrong Bareng di Paris Fashion Week

Penelitian itu dilakukan oleh David Pipke dan dimuat dalam jurnal Ekonomi dan Psikologi.